Bawa al-Qur’an Digital ke Toilet

PERTANYAAN
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.
Semoga Pak Kiai dan keluarga sehat dan sukses menjalankan aktivitas sehari-hari. Amin!

Pak Kiai, sekarang ini zaman sudah semakin maju dan teknologi semakin canggih. Hal-hal yang dulu tidak pernah kita lihat dan bayangkan, sekarang sudah menjadi nyata. Misalnya, sekarang al-Qur’an sudah bisa didigitalkan di dalam hand phone. Ada yang suaranya saja, ada yang tulisannya saja, bahkan ada yang suara plus tulisan. Ini bikin lebih praktis jika kita memerlukan al-Qur’an sewaktu-waktu.

Persoalannya, kalau al-Qur’an itu ada di dalam HP, sementara HP itu barang bawaan sehari-hari untuk melakukan komunikasi, maka bagaimana hukumnya jika HP itu kita bawa ke toilet atau kamar mandi? Bahkan terkadang sambil buang hajatpun HP yang ada al-Qur’an digitalnya kita bawa-bawa juga.  

Ini saja yang saya tanyakan, Pak Kiai. Semoga Pak Kiai berkenan memberikan penjalasan kepada saya. Terima kasih.
Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.

PENANYA
Herdiana,
Cibadak Lebak Banten




JAWABAN
Wa’alaikumussalam Wr. Wb.

Pak Herdiana yang dirahmati Allah SWT. al-Hamdulillah, saya dan keluarga sehat-sehat saja dan masih terus beraktivitas. Semoga Pak Herdiana dan keluarga juga senantiasa diberi-Nya kesehatan dan kesuksesan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Betul sekali, sekarang ini kita berada di zaman kecanggihan teknologi. Apa saja bisa dibuat praktis dan simpel. Sampai-sampai al-Qur’an yang berbentuk buku besarpun bisa dilipat dan dimasukkan ke dalam HP yang ukurannya kecil. Buku atau kitab yang tebalnya puluhan jilid pun bisa dimasukkan ke dalam HP. Makanya muncul istilah e-book atau buku elektronik.

Tentunya, Pak Herdi yang baik, perkembangan teknologi ini patut diapresiasi dan disiyukuri sebagai hasil kreativitas anak manusia. Hanya dengan bekerja keras saja, kemudahan-kemudahan teknologi ini bisa diciptakan, yang dampaknya mempermudah aktivitas kita, terutama bagi kita yang mobilitasnya tinggi. Inilah karunia Allah SWT buat kita, terlepas soal penggunaannya apakah untuk kebaikan atau sebaliknya.  

Memang, teknologi seringkali memunculkan pertanyaan atau masalah baru. Misalnya, jika al-Qur’an dimasukkan dalam HP, lantas bagaimana jika ia dibawa ke toilet? Boleh atau tidak? Soalnya sadar atau tidak, kita sering melakukannya dan kadang tidak memikirkan dampaknya secara hukum.

Kalau yang kita bawa ke toilet jelas-jelas al-Qur’an seperti yang biasa kita lihat dan baca, maka tidak boleh. Karena al-Qur’an itu suci, sementara toilet itu identik dengan kotoran atau tempatnya kotor. Al-Qur’an terjemah juga sama saja tidak boleh dibawa ke toilet, karena ada tulisan-tulisan al-Qur’annya. Bagaimanapun, itu tetap al-Qur’an yang tidak boleh dianggap seperti buku biasa.

Kalau ayat-ayat al-Qur’an itu tertulis dalam buku, misalnya kita sedang buang hajat, maka buku itupun jangan dibawa. Taruh saja di luar toilet, karena kita menghormati kesucian al-Qur’an. Al-Qur’an itu kalamullah yang tidak etis dibawa ke tempat-tempat kotor.

Tentang al-Qur’an yang di dalam HP, maka niat juga penting dalam hal ini. Misalnya, kalau al-Qur’an itu sudah di HP, ada suaranya, kita niatnya kan bawa HP, bukan bawa al-Qur’an, maka insya Allah tidak apa-apa. Namun lebih baiknya, ya kalau masuk toilet, HP-nya dimatikan. Kan tidak etis, kalau lagi enak-enaknya buang hajat, tahu-tahu HP-nya melantunkan ayat-ayat al-Qur’an. Mending kita hati-hati karena untuk memuliakan kalamullah.

Itu saja jawaban yang bisa saya berikan. Semoga ada manfaatnya dan semoga kita bisa lebih menghormati al-Qur’an lagi, karena ia kitab suci kita. Wa Allah a’lam.[]

Cikulur, 3 Oktober 2011