Pentingnya Bahasa untuk Menguasai Pengetahuan

Saat saya belajar di sekolah dasar, saya belum menemukan mata pelajaran Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Tapi tidak dengan sekarang. Di zaman globalisasi ini, bahasa asing sangatlah penting. Terutama Bahasa Inggris yang disebut sebagai bahasa internasional. Bahkan diakui menjadi bahasa kedua di beberapa negara di bumi ini. Begitu pula halnya di Indonesia. Sekarang, mulai duduk di bangku TK kita sudah diperkenalkan  dengan pelajaran Bahasa Inggris. Berlanjut ke SD, SLTP, kuliah S1, S2 sampai S3 sekalipun, kita terus dihadapkan dengan Bahasa Inggris. Dan tak sedikit sekolah di Indonesia yang bahasa pengantarnya Bahasa Inggris.  

Tidak hanya sampai situ. Ketika memasuki dunia kerja, banyak perusahaan yang mewajibkan pelamarnya mempunyai keahlian berbahasa asing, baik aktif maupun pasif. Sama halnya ketika akan mendaftar Pegawai Negri Sipil pun tak luput dari tes Bahasa Inggris. Jika kita melihat para petinggi kita yang harus berdiplomasi dengan petinggi bangsa lain, bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris. Bahkan tingkat PBB sekalipun sebagai Perhimpunan Bangsa Bangsa, bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris. Jika kita lihat, betapa pentingnya Bahasa Inggris?

Selain itu, sebagai umat muslim yang berbahasa ibu Bahasa Indonesia, kita juga dianjurkan untuk mempelajari Bahasa Arab. Syeikh al-Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata; “Bahasa Arab itu termasuk bagian dari Agama. Sedangkan mempelajarinya adalah wajib, karena memahami al-Qur’an dan al-Sunah itu wajib. Tidak seorangpun bisa memahami keduanya, kecuali dengan Bahasa Arab. Dan tidaklah kewajiban itu sempurna kecuali dengan mempelajari Bahasa Arab.”1) Dan juga dikatakan Umar bin al-Khattab Radhiyallah ‘anh; “Pelajarilah Bahasa Arab! Sesungguhnya itu bagian dari agama kalian”.2)  

Apa Itu Bahasa?
Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbiter, yang dipergunakan oleh para anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasikan diri, percakapan (perkataan) yang baik, tingkah laku yang baik atau sopan santun.3) Begitulah pengertian bahasa menurut Indrawan WS dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari pengertian tersebut, kita bisa membayangkan jika tidak ada bahasa di muka bumi ini, dengan apa kita akan berkomunikasi?

Bahasa Nasional negara Indonesia adalah Bahasa Indonesia. Saat ini, kita patut berbangga terhadap bahasa kita. Karena, Bahasa Indonesia yang merupakan rumpun Bahasa Melayu termasuk ke dalam 10 bahasa yang banyak digunakan di dunia dengan jumlah penutur sekitar 259 juta jiwa. Bahkan sejak tahun 2007, Bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasa kedua di Vietnam. Fakta menarik lain tentang Bahasa Indonesia, adalah Bahasa Indonesia menduduki peringkat ke-3 di Asia dan peringkat ke-26 di dunia dalam hal tata bahasa terumit di dunia. Walaupun rumit, Bahasa Indonesia mendunia di dunia maya, karena Wikipedia Bahasa Indonesia telah menduduki peringkat ke-26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia dan peringkat ke-3 di Asia setelah bahasa Jepang dan Mandarin.4)

Selain prestasi tersebut, Indonesia pun kaya akan berbagai macam bahasa dan dialek. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyatakan, tahun 2012 jumlah bahasa di Indonesia mencapai 546.5) Sedangkan dalam Wikipedia Bahasa Indonesia disebutkan bahwa ada hampir 7000 jumlah bahasa yang digunakan di seluruh dunia.6)  

Mampu Berbahasa Asing bukan Berarti tidak Mencintai Bahasa Ibu
Tak jarang seseorang yang aktif menggunakan bahasa asing disebut tidak mencintai Bahasa Indonesia, tidak mencintai negeri sendiri, bahkan disebut melanggar Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi “Kita Satu Bahasa, Bahasa Indonesia”. Saya tidak sepakat dengan hal tersebut. Jika kita lihat, mengapa terdapat mata pelajaran Bahasa Inggris pada kurikulum di Indonesia, dan Bahasa Inggris menjadi salah satu mata pelajaran yang terdaftar pada Ujian Nasional, itu artinya Pemerintah mendukung masyarakat Indonesia belajar dan cakap berbahasa asing.   

Motto Duta Bahasa Republik Indonesia menyatakan bahwa “Bahasa Indonesia itu wajib, bahasa daerah itu pasti dan bahasa asing itu perlu”. Seseorang yang cakap berbahasa asing diharapkan dapat bersaing di dunia internasional, dalam segala bidang. Seperti, ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya. Mampu mensejajarkan Negara Indonesia dengan negara maju lainnya, yang dampak positifnya akan kembali ke negara kita. Karena kebutuhan itulah kita harus cakap menggunakan bahasa asing.

Bahasa yang Banyak Digunakan
Bahasa yang paling banyak digunakan di bumi ini adalah Bahasa Inggris dengan penutur mencapai 500 juta jiwa. Bahasa ini banyak diadopsi menjadi bahasa resmi di beberapa negara dan organisasi international. Tercatat ada 53 negara dan 10 organisasi internasioanal yang memakai Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi. Selain itu, hampir semua negara di dunia menerapkan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa nasionalnya masing-masing.7)

Bahasa lainnya yang populer digunakan adalah Bahasa Arab, bahasa yang digunakan dalam al-Qur’an. Seperti dikatakan Ibn Katsir; “Yang demikian itu (bahwa al-Qur’an diturunkan dalam Bahasa Arab) karena Bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu, kitab yang paling mulia (yaitu al-Qur’an) diturunkan kepara Rasul yang paling mulia (yaitu Rasulullah SAW) dengan bahasa yang paling mulia (yaitu bahasa arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia di atas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Ramadhan), sehingga al-Qur’an menjadi sempurna dari segala sisi.”8) Selain al-Quran, kitab-kitab umat Islam yang lainya pun menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Arab banyak meminjamkan kosa katanya ke sejumlah bahasa di Eropa, utamanya bahasa Spanyol, Portugis dan Sisilia. Bahkan, sejak tahun 1974, Bahasa Arab digunakan sebagai salah satu bahasa resmi di PBB yang penuturnya hampir sekitar 300 juta jiwa.9)

Cara Meningkatkan Kemampuan Bahasa Asing

Jika kita perhatikan, seorang anak kecil yang belum bisa berbicara, dia akan terbentuk oleh lingkungannya. Seseorang yang tumbuh di lingkungan keluarga yang berbahasa Sunda, pasti akan bisa berbicara Bahasa Sunda. Begitu pula dengan anak kecil yang tumbuh di lingkungan berbahasa Inggris. Kemampuan anak kecil melafalkan suatu kata, karena terbiasa mendengar, melihat dan diajarkan untuk melafalkan kata tersebut, sehingga akhirnya terbiasa untuk melafalkannya. Seperti contohnya ketika ada seseorang yang datang ke lingkungan kita dari negara lain. Tanpa butuh waktu lama, orang tersebut akan mampu mengenal kata-kata baru di lingkungan kita. Bahkan, tidak sampai satu tahun orang tersebut akan fasih berbicara dengan bahasa tempat ia berada. Jadi intinya, seseorang membutuhkan lingkungan untuk belajar bahasa.

Menurut hemat saya, pesantren merupakan tempat yang tepat untuk belajar bahasa. Karena, selain program pokok pesantren, biasanya pesantren mewajibkan santrinya untuk berbicara dalam Bahasa Arab dan Inggris dalam berkomunikasi sehari-hari. Pesantren memadukan keduanya dengan baik. Tak jarang, karena dikatakan wajib, santri yang melanggar akan terkena teguran atau hukuman. Tujuan pesantren mewajibkan santrinya menggunakan kedua bahasa tersebut, karena dianggap Bahasa Inggris untuk bekal di dunia agar mampu bersaing dan dapat menghadapi era globalisasi. Sedangkan Bahasa Arab untuk bekal mempelajari agama Islam lebih dalam. Dan dianalisir, kedua bahasa tersebut adalah bekal untuk kehidupan kelak pasca lulus dari pesantren.

Jika kiranya tidak memungkinkan untuk belajar di pesantren, hal yang harus diperhatikan adalah apa tujuan kita mempelajari suatu bahasa. Kita harus mempunyai motivasi untuk belajar sesuatu, karena dikatakan bahwa suksesnya kita belajar tergantung pada motivasi dan tujuan kita.

Untuk menguasai suatu bahasa, hal yang harus dilakukan adalah kita harus berkomitmen untuk praktek melafalkan bahasa tersebut terus-menerus. Karena, practic makes perfect. Selain itu, masih banyak media yang dapat kita gunakan, seperti internet, membeli buku-buku bahasa, membaca komik atau cerita, langsung berkomunikasi dengan teman, menonton film, mendengarkan lagu, mendengarkan pidato, dengan bahasa sesuai yang kita minati.  

Pentingnya Bahasa dalam Kehidupan Kita
Jika kita perhatikan orang-orang yang lebih dulu sukses di dunia internasional, kemungkinannya sangat kecil jika orang tersebut tidak mampu berbicara bahasa internasional. Oleh karena itu, jika kita analisis, banyak hal yang bisa kita lakukan ketika kita menguasai bahsa asing, terutama Bahasa Inggris sebagai bahasa internanional dan juga Bahasa Arab yang digunakan oleh agama Islam ketika bersembahyang.

Dengan bahasa internasional, kita bisa belajar. Contohnya saja, jurusan kedokteran yang hampir semua bukunya berbahasa Inggris. Selain itu, kita akan mampu mempelajari temuan-temuan para ahli yang kebanyakan menggunakan Bahasa Inggris. Mampu berkomunikasi dengan orang asing yang nota bene negara Indonesia dikelilingi negara dengan penduduk berbahasa Inggris. Saat berbagai macam beasiswa diumumkan, kita akan siap bersaing dengan yang lainnya. Bahkan setelah lulus beasiswapun kita tidak akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan mahasiswa lainnya. Bisa menjadi guide tour atau translator. Begitu pula dengan keunggulan Bahasa Arab. Kita akan mampu mengkaji kitab-kitab yang membahas tentang hukum-hukum dalam agama Islam, tauhid dan fiqih. Bahkan mungkin mampu memahami kandungan al-Qur’an. Begitu pula dengan ilmu-ilmu yang lainnya.

Ketika kita menguasai bahasa asing, Bahasa Inggris dan juga Bahasa Arab, banyak hal yang bisa kita perbuat selain segelintir contoh di atas. Dengan demikian, kita harus memanfaatkan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya untuk mempelajari bahasa. Tidak ada kata tua atau telat untuk belajar. Ingat! “Bahasa Indonesia itu wajib, bahasa daerah itu pasti dan bahasa asing itu perlu.”[]

*Penulis adalah Direktur Radio Qi FM 107.07, Pembina Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Qothrotul Falah (OPPQ) Puteri dan pengajar Bahasa Inggris di MTs dan SMA Qothrotul Falah.

BAHAN BACAAN
1)    http://muslimah.or.id/tahukah-engkou-saudariku/bahasa-arab-bahasa-islam.html
2)    http://muslimah.or.id/tahukah-engkou-saudariku/bahasa-arab-bahasa-islam.html
3)    Indrawan WS, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Jombang: Lintas Media, T.Th.), h.50
4)    http://www.asal-usul.com/2010/06/10-bahasa-paling-banyak-digunakan-dunia.html
5)  http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/01/12030360/Mau.Tahu.Jumlah.Ragam.Bahasa.di.Indonesia.
6)    http://wikipedia.bahasa.indonesia.com/pengertian.bahasa
7)    http://www.asal-usul.com/2010/06/10-bahasa-paling-banyak-digunakan-dunia.html
8)    http://muslimah.or.id/tahukah-engkou-saudariku/bahasa-arab-bahasa-islam.html
9)    http://www.asal-usul.com/2010/06/10-bahasa-paling-banyak-digunakan-dunia.html