Berkah Makan Berjama’ah

Oleh: Dede Munawaroh

DI pondok pesantren ini saya bisa mengetahui berbagai karakter orang dan saya bisa tahu apa arti persahabatan. Banyak sekali hal-hal unik yang ada di pondok ini, termasuk istilah kulhum.

Kulhum itu istilah santri yang berarti bekal berupa nasi beserta lauk-pauknya. Santri biasanya membawa dari rumah untuk teman-temannya sebagai oleh-oleh. Walau kita makan nasi sedikit, tapi kalau kita makan bersama-sama akan terasa nikmat. Ada Hadis yang mengatakan: “Kulu jamia’n wala tafarraqu fainna al barakah ma’a al-jama’ah.” Makanlah bersama-sama dan jangan sendiri-sendiri, karena barokah itu beserta jamaah.
    
Biasanya, kalau ada santri yang bawa kulhum, itu dimakan sebelum tidur, biar perut nggak keroncongan dan tidur pun jadi nyenyak. Saat-saat seperti ini biasanya keriuhan pasti terdengar. Kadang ada aja sih santri yang ngomong kayak gini: “Gimana perut nggak gemuk, setiap malem makan aja sih.” Tapi tenang, dengan kita makan teratur  dan sering olah raga, pasti badan pun bisa sehat. Ada juga Hadis lain yang mengatakan: “Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang.”

Pondok juga mengajarkan kita sebuah kebersamaan. Saya mengalami berbagai pengalaman. Ada yang pahit, manis, susah, dan senang bersama teman-teman. Kita juga diajari hidup sederhana. Biasa di rumah makan enak, di pondok makan seadanya. Walau sederhana, tapi kalau bareng teman pasti terasa nikmat. Nasi biasa pun terasa seperti masakan Padang. Hidup di pondok juga harus mandiri. Harus sabar. Jangan mudah menyerah.

Pondok inilah yang membuat saya jadi seperti ini. Saya banyak mengetahui hal-hal yang saya belum ketahui. Karena itu, terima kasih pondokku tercinta. Engkau segalanya bagiku. Terima kasih buat teman-teman yang selalu menyemangatiku. Yang sering membuat hariku ceria. Mungkin setelah lulus nanti nggak akan ada lagi canda, tawa, ngobrol bareng, dan pastinya aku akan merindukan itu semua, apalagi saat makan malam bersama. Terima kasih sahabat.

So, jangan pernah lelah mencari ilmu di manapun dan kapanpun. Dan makan malam  jika dilakukan dengan bersama-sama akan terasa begitu nikmat. Apalagi makan malam dengan teman-teman, itu keberkahan yang tak terlupakan.[]

Cikulur,15 Januari 2015

Moral of the Story:
Sahabat, apapun yang dilakukan dengan kebersamaan, tanpa membeda-bedakan latar belakang, itu akan selalu indah, nikmat dan menyenangkan. Bahkan,  keberkahan selalu muncul di sana.