Kategori: Berita

Manfaatkan Ramadan Sebaik-baiknya

Ramadan kembali hadir di tengah-tengah kaum muslim, tak terkecuali santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten. Kamis, 17 Mei 2018 menjadi hari perdana pelaksanaan puasa. Dan Rabu malam, menjadi malam perdana pelaksanaan sunnah tarawih. Selain para santri, jamaah tarawih juga dihadiri masyarakat sekitar.

Pada shalat sunnah tarawih ini, Ustadz Muhammad Yusuf al-Hafidz bertindak sebagai imam dan Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah, KH. Achmad Syatibi Hambali bertindak sebagai pemberi tausiah.

Dalam tausiahnya, Kiai Ibing, sapaan akrabnya, menyampaikan pesan supaya para santri benar-benar memanfaat momen bulan Ramadan ini dengan kegiatan yang positif dan manfaat.

“Pengajian kitab harus dilakukan dan semua santri harus ikut. Jangan ada yang malas-masalan. Untuk pengajian kitab dengan saya, insya Allah malam ini kita mulai. Yang biasa ngaji dengan saya, saya tunggu di rumah,” ujarnya.

Kiai Ibing juga mengingatkan supaya para santri mengkhatamkan al-Qur’an sebagai tiket kepulangan. Minimalnya sekali dalam Ramadan ini.

“Tolong juga manfaatkan Ramadan untuk menjalankan sunnah tarawih. Sebab, tarawih hanya ada pada bulan Ramadan. Witir di luar Ramadan ada. Jamaah shalat wajib di luar Ramadan juga ada. Tapi kalau tarawih, hanya ada pada bulan Ramadan,” ujarnya.

Karena itu, katanya, Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang semestinya dimanfaatkan dengan baik. “Andaikan kita tahu keagungan yang terdapat pada bulan Ramadan, niscaya kita akan berharap seluruh bulan adalah Ramadan,” ujarnya.

Untuk Ramadan kali ini, santri akan menjalani beberapa kegiatan, baik yang formal maupun yang nonformal. Misalnya, selama seminggu awal, mereka akan menjalani Ujian Akhir Smester (UAS) Genap Tahun Ajaran 2017-2018.

Selain itu, mereka juga akan pasaran kitab kuning selama 17 hari ke depan, sesuai kelasnya masing-masing. Ada enam kitab yang akan dipasarkan. Dan mereka juga diberi tanggungjawab hafalan surah-surat pendek sebagai tiket kepulangan.[nhm]