Kategori: Berita

Pengurus Harus Membuat Adik-adiknya Nyaman

Setelah menjalani serangkaian kegiatan suksesi Ketua OPPQ 2019-2020, Sabtu, 23 Februari 2019, Pengurus OPPQ Putera-Puteri Periode 2019-2020 resmi dilantik, di Majelis Putera Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, di hadapan dewan guru dan para santri.

Bertindak sebagai Pembaca SK Kepengurusan adalah Ustadz Agus F. Awaludin, S.Pd. dan Pembaca Naskah Pelantikan adalah Ustadz Maani Makmun, S.Pd. Dan Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah, KH. Achmad Syatibi Hambali, memberikan tausiah untuk memotivasi pengurus baru.

Dalam tausiahnya, Kiai Ibing – sapaan akrabnya – menyatakan rasa terima kasihnya pada pengurus lama yang telah mengabdikan diri selama setahun untuk kepentingan pondok pesantren.

“Semoga yang dilakukan pengurus lama dicatat oleh Allah Swt sebagai kebaikan dan menjadi bekal di masa-masa yang akan datang, karena apapun yang dilakukan di pondok ini akan menjadi pembelajaran,” ujar Rais Syuriah PCNU Kab. Lebak ini.

Pengasuh juga mengucapkan selamat untuk pengurus yang baru dilantik. “Semoga dengan kinerja pengurus yang baru, pondok pesantren ini bisa menjadi lebih baik dan lebih tertib,” harapnya.

Kiai Ibing berharap, menjadi pengurus haruslah bangga, karena mereka kelak akan menjadi pemimpin masa depan. “Ini sebagai ajang pembelajaran mengurus masyarakat, karena kalian kelak akan terjun ke sana,” katanya.

Dikatakannya, Pengurus haruslah memberikan pengayoman bagi adik-adik kelasnya, bukannya menjadi masalah baru bagi mereka. “Pengurus baru haruslah memberikan rasa nyaman bagi seluruh santri,” pesannya.

Untuk memberikan pengayoman itu, ujar Pengasuh, Pengurus haruslah senantiasa berkoordinasi dengan seluruh elemen pesantren, termasuk guru-guru. “Pondok ini milik kita, karena itu semua harus terlibat mengurusnya,” ujarnya.

“Karena itu, semua elemen di pondok ini haruslah berniat menginfakkan pikiran dan tenaga untuk memajukan pondok. Dengan niat yang bagus, insya Allah apa yang kita lakukan akan dicatat oleh Allah Swt sebagai kebaikan,” pesan Pengasuh.

Di ujung tausiahnya, Pengasuh mengingatkan Pengurus untuk tidak melakukan kekerasan pada adik-adiknya. “Nggak boleh main pukul dan nggak boleh ngukum seenaknya!” pesannya tegas.

Semoga saja, kepengurusan yang baru memberikan dampak yang baik dan positif bagi jalannya kegiatan pondok ke depan.[nhm]