Alat-alat Praktik IPA Kian Komplit

al-Hamdulillah, siswa-siswi SMA Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten yang berkonsentrasi pada jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kini bisa lebih tekun lagi mendalami mata pelajaran IPA, semisal Fisika, Kimia dan Biologi.

Apa pasal? Pada Kamis, 4 Desember 2014, SMA Qothrotul Falah terpilih mendapatkan bantuan alat-alat IPA lengkap dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupatan Lebak Propinsi Banten.

“al-Hamdulillah, alat-alat untuk praktik siswa kian hari kian lengkap. Jika harus membelinya, lembaga tidak akan mampu karena nominalnya yang cukup besar. Berkat kebaikan dan perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Lebak, al-hamdulillah lembaga ini memiliki alat-alat IPA yang cukup lengkap dan memadai,” ujar Kepala SMA Qothrotul Falah, Nurul H. Maarif (NHM).

Dikatakan NHM, dengan adanya bantuan ini, pihaknya berharap para guru dan siswa yang menekuni dunia IPA bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai alat-alat yang ada malah tidak termanfaatkan dengan baik. Karena itu, belajar dan terus belajar. Dengan sarana yang kian komplit, semestinya pembelajaran menjadi lebih mudah dan lebih mendalam lagi,” jelasnya.

Tak hanya itu, NHM berharap, guru-guru IPA, baik yang Fisika, Kimia maupun Biologi, berkenan membuka kelas khusus bagi siswa-siswi yang hendak menekuni keilmuan IPA secara lebih mendalam dan spesifik.

“Bisa saja para guru bikin semacam privat atau kursus, khusus bagi siapapun yang berkeinginan mendalami keilmuan IPA. Kursus ini juga bisa diakses oleh siswa-siswi dari luar SMA Qothrotul Falah. Dengan kemampuan guru-guru yang ada, hal ini tidak mustahil dilakukan,” ujarnya.

NHM menjelaskan, kemungkinan ini bisa terlaksana karena kelengkapan Laboratorium IPA yang dimiliki oleh lembaganya. “Tahun lalu kami membangun Gedung Laboratorium IPA atas bantuan dana dari Direktorat Pendidikan SMA Kemendikbud RI, beserta alat-alat Fisika dan Kimia. Dari sisi ruangan, sudah lebih dari cukup. Apalagi di sana juga sudah terpasang papan tulis interaktif,” katanya.

“Di tahun yang sama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Banten juga menghibahkan alat-alat Kimis, Fisika dan Biologi yang nilainya hampir Rp. 200 juta. Dan al-hamdulillah, tahun inipun kami mendapat bantuan alat-alat IPA. Insya Allah semakin lengkap,” katanya.

Untuk itu, harapan yang utama dari pihak sekolah, adalah baik guru maupun siswa-siswi terus meningkatkan kegiatan belajar-mengajarnya di bidang IPA. “Semoga, apa yang kami lakukan bisa memacu semangat belajar siswa-siswi dan menambah kecintaan mereka pada dunia IPA,” harapnya.

“Dan untuk semua pihak yang berkenan memberikan bantuan-bantuan ini, kami sampaikan beribu terima kasih,” sambungnya.[enha]