Ustadz Agus Ikuti Workshop Sindikasi Media Toleransi

Guru Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, Ustadz Agus F. Awaluddin mengikuti workshop sehari bertema Membangun Sindikasi Media Berbasis Toleransi, Rabu (4/11/2015) di the WAHID Institute Jakarta.

Diantara peserta yang diundang, adalah NU Online, beberapa pondok pesantren di sekitar Jakarta dan Banten, SFCG, P3M, dan aktivis media baik lokal maupun nasional yang konsen mengusung isu perdamaian. Inti kegiatan ini untuk membangun jejaring media-media yang mengembangkan dan menyuarakan toleransi.

Dikatakan Ustadz Agus, banyak sekali media-media yang menebarkan sikap-sikap intoleransi atau kebencian pada yang berbeda, yang semestinya menjadi perhatian bersama. Sebab, media-media ini akan mengganggu hubungan kebersamaan antara mereka yang berbeda.

“Media-media yang menyebarkan kebencian ini aktif dan mobile sekali. Pegiatnya militant. Pengikutnya juga sangat banyak dan informasi yang ditampilkannya cepat sekali tersebar ke seluruh dunia,” katanya.

“Hal-hal demikian semestinya dijadikan pelajaran untuk para pegiat isu-isu toleransi,” sambungnya.

Menurut Ustadz Agus, sesuai hasil kegiatan ini, ke depan akan dibentuk sindikasi media toleransi di seluruh wilayah Indonesia. Misalnya, diantara langkahnya perlunya dibikin portal khusus yang menerima tulisan atau berita-berita seputar toleransi dan perdamaian.

“Dari portal ini lalu akan disebarkan ke jaringan-jaringan yang tergabung dalam sindikasi ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan keseimbangan dan menahan laju media yang tidak toleran,” katanya lagi.

Jangan sampai, media-media yang menebarkan kebencian berkembang sedemikian rupa, karena akan mengganggu hubungan baik antar perbedaan yang sudah terjalin apik di negeri penuh keragaman ini.

“Rencananya siapa saja, termasuk para santri, bisa ikut menjadi kontributor portal ini. Santri-santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah pun akan kita libatkan sebagai pembelajaran,” jelasnya.[nhm]