Ajarkan Santri Peduli Lingkungan

Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten konsisten menanamkan nilai-nilai kepedulian pada lingkungan bagi para santrinya. Selain melalui kegiatan Geespe (Gerakan Santri Peduli), beberapa kegiatan lain juga diselenggarakan.

Misalnya, saat perpulangan liburan santri pada smester pertama yang lalu, mereka wajib hadir kembali di pesantren dengan membawa bunga. Apapun bentuk dan jenis bunganya.

“Ini untuk melatih kepedulian mereka pada lingkungan sekitarnya,” ujar Pembina Geespe, Ustadz Muhammad Eman Sulaiman.

Bagi Ust. Eman, kegiatan peduli lingkungan bukanlah perkerjaan yang mudah. “Ini butuh kerja keras, karena cara pandang santri dan masyarakat kita pada umumnya masih cuek pada lingkungan,” ujarnya.

Indikasi gampangnya, masih banyak yang buang sampah sembarangan, tak peduli sampah bergeletakan, tak pandai merawat bunga-bunga dan sebagainya. “Bahkan terkadang tong sampah jatuh saja tak ada yang peduli membetulkan,” jelasnya.

“Dan mengubah karakter seperti ini masih perlu waktu yang panjang. Harus pelan-pelan dan penuh kesabaran,” katanya lagi.

Entahlah, tradisi ini berawal dari mana. Yang jelas, hampir semua masyarakat kita melakukannya. Dalam pesta, pertemuan, pengajian, dan sebagainya, selalu sampah-sampah berantakan di mana-mana setelanya.

“Insya Allah pelan-pelan santri di sini akan berubah karakternya, asalkan seluruh komponen pesantren ikut menyuarakan kepedulian ini,” harapnya.[nhm]