Ustadz Agus Faiz Ikuti Workshop Twit 4 Peace

Pembina Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Qothrotul Falah (OPPQ) Ustadz Agus Faiz Awaluddin mengikuti Workshop Kampanye Efektif  CVE Lewat Twitter bertema “TWIT 4 PEACE”, yang diselenggarakan the WAHID Institute Jakarta, Rabu, 10 Februari 2016, di Hotel Harris Tebet Jakarta.

Kegiatan ini diselenggarakan karena pentingnya partisipasi publik dalam kampanye perdamaian, toleransi dan  melawan ekstremisme kekerasan (CVE) dan terorisme, di media sosial termasuk twitter.

Tujuan kegiatan ini adalah peserta (aktivis) dapat menggunakan Twitter sebagai sarana efektif untuk menyebarkan gagasannya dan terpublikasikannya kampanye dan advokasi jaringan aktivis CVE melalui Twitter.
 
Diantara pemateri yang hadir adalah Yenny Wahid (the WAHID Institute), Alissa Wahid (Gusdurian), Roy Simangunsong (Twitter ID), juga Savic Ali (NU Online). Tema-tema yang diusung adalah Twitter as Campaign & Advocacy Tools: Beyond 140 character, Twitter 101 : Fighting Violent Narrative Online, Twitter as Media for Campaign, Building a Tolerant Community through Twitter
 
Kegiatan sehari ini diikuti oleh 30an peserta dan 8 observer. Mereka antara lain Gus Jon (LTN NU), Sarah Monica (AWC), Pipit Aidul Fitriana (Maarif Institute), Ubaidillah (Surah), Mustiko Dwipoyono (Radio NU), Suraji (YBAW), Syarif Hidayatullah (www.dat.durt.com), Mukhlisin (PPM Aswaja), dan berbagai aktivis perdamaian lainnya.

Bagi Ustadz Agus, kegiatan ini penting diselenggarakan karena akan memberikan dampak pada penyebaran gagasan Islam damai. “Banyak hal yang kita dapatkan dari kegiatan ini. Selain bisa menimba ilmu pada para aktivis perdamaian yang sudah malang melintang di dunia perdamaian, ini juga akan menjadi gerakan media sosial perdamaian yang penting,” ujarnya.

“Dan semestinya pesantren memang ikutan aktif dalam gerakan ini,” ujarnya.

Selain Ustadz Agus, Pondok Pesantren Qothrotul Falah juga pernah mengirimkan Cahyati, untuk kegiatan yang sama di Balikpapan beberapa waktu lalu. Semoga saja, Pondok Pesantren Qothrotul Falah termasuk yang bisa berperan aktiv menyebarkan gagasan perdamaian.[nhm]