Ketua Maghrib Mengaji Beri Tausiah Khotmil Quran

Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten menyelenggarakan Khotmil Quran untuk pertama kalinya, Sabtu, 2 April 2016 pagi. Bertempat di Lapangan Upacara, Khotmil Quran Juz Amma dan Surat Pilihan ini diikuti oleh 60 santri, sekaligus digabung dengan acara Pengajian Bulanan Wali Santri.

“al-Hamdulillah, anak-anak kita sudah berhasil menghafalkan Juz Amma dan surat-surat pilihan, seperti Yasin, al-Sajdah, al-Waqiah, al-Rahman dan sebagainya. Ini kita didik dan dampingi selama setahun. Semoga santri yang lain ikut terpancing,” ujar Pembimbing Tahfidz, Ustadz Agus Maulana, dalam sambutannya.

Kegiatan perdana ini selain dihadiri oleh seluruh santri, juga dihadiri oleh wali santri dan beberapa tamu undangan, termasuk Ketua Maghrib Mengaji Kab. Lebak, KH. Zainuddin Amir.

Dikatakan Ustadz Agus, kegiatan ini diselenggarakan secara sederhana, dan tidak dikonsep sedemikian rupa. “Namun al-Hamdulillah semua berjalan dengan baik. Dan insya Allah pada hari ini juga kita akan memberikan ijazah sanad kepada seluruh peserta,” katanya.

“Semoga saja kegiatan seperti ini akan terus berlangsung setiap tahunnya dan  menjadi tradisi yang tidak pernah ditinggalkan,” katanya melanjutkan.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah KH. Achmad Syatibi Hambali menyampaikan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kita semua patut berbangga atas keberhasilan ini. Dan ini tidak lepas dari bimbingan Ustadz Agus Maulana. Karena itu kami sampaikan terima kasih kepada beliau yang sabar mendampingi anak-anak,” ujarnya sembari memperkenalkan Ustadz Agus pada jamaah.

“Semoga, ini menjadi motivasi dan pemicu bagi santri-santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah lainnya untuk menghafalkan al-Qur’an ke depannya, karena di pesantren ini kita juga menyediakan program tahfidz,” jelasnya.

Sebagai acara puncak, kegiatan ini diisi tausiah oleh Ketua Maghrib Mengaji Kab. Lebak, KH. Zainuddin Amir. Dalam paparannya, Pengasuh Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Leuwidamar ini menyampaikan program Maghrib Mengaji.

“Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter. Ini tentu harus melibatkan semua pihak,” jelasnya sambil mengaku angkat tangan untuk program Khotmil Quran Qothrotul Falah ini.

Menurut Kiai Zainuddin, untuk membentuk karakter remaja, setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan; yakni dekat al-Qur’an, dekat masjid dan dekat kiai.

“Jika tiga hal ini dilakukan, maka insya Allah anak-anak kita akan menjadi anak yang berkarakter,” jelasnya.

Di akhir acara, setelah dilakukan poto bersama, para tamu dan wali santri bersantap siang ala kadarnya.[nhm]