Kenalkan Lingkungan pada Santri Baru

Kehadiran santri baru di Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten senantiasa menjadi perhatian penting bagi seluruh pengelola pesantren, termasuk pada Tahun Ajaran 2016-2017 ini. Kesan pertama senantiasa dinilai sebagai penentu perjalanan mereka hingga beberapa tahun ke depan.

Untuk itu, banyak hal positif yang diperkenalkan oleh pihak pesantren guna memberikan kesan terbaik bagi mereka. Setelah kedatangannya pada Ahad, 24 Juli 2016, mereka langsung menjalani Masa Bimbingan Santri (MABIS) selama sepekan.

“Kegiatan ini sebagai ajang perkenalan antar santri baru, santri baru dengan santri lama, dengan pengurus juga dewan guru dan pengelola,” ujar Ketua MABIS, Ustadzah Cahyati.

Pada kesempatan MABIS yang dibuka langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah, KH. Achmad Syatibi Hambali, ini santri baru juga diberi materi tentang sejarah pesantren, suka-duka kehidupan di pesantren dan aneka permainan. Pengasuh juga memberikan motivasi penting bagi mereka.

Di ujung MABIS, mereka diajak menjalani kehidupan sebagai anggota pramuka. Selama dua hari, mereka dibina kedisiplinan, keuletan, kemandirian, tanggungjawab, pun kepedulian pada sesama dan lingkungan.

Diantara bentuk kepedulian lingkungan, mereka diajak keluar masuk perkampungan menyusuri kebun, sawah, hutan dan lingkungan lainnya. Tujuannya tak lain supaya mereka melihat keindahan ciptaan Allah Swt dan peduli pada kelestarian lingkungan yang selama ini memberikan kehidupan pada mereka tanpa henti.

Rencananya, sebelum kegiatan ini ditutup juga akan diselenggarakan kegiatan motivasi oleh motivator dari Jakarta. Tujuannya untuk memberikan spirit baru kehidupan di pesantren.

Semoga saja, segalanya berjalan dengan lancar dan santri baru diberikan kenyamanan dan kegembiraan menjalani pendidikan di pesantren yang diasuh oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Lebak ini.[nhm]