Kemeriahan Iringi Pernikahan Miss Eneng

Puteri keempat Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, KH. Achmad Syatibi Hambali, Eneng Atikoh Syatibi, M.Sc. mengakhiri masa lajangnya setelah resmi dinikahi oleh pria idamannya asal Batang Jawa Tengah, Zulkhan Indra Putra, M.A., Sabtu, 17 September 2016 pagi. Kiai Syatibi sendiri yang langsung menikahkan puterinya yang baru menyelesaikan S2-nya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini dengan alumni salah satu Universitas di India itu.

Pada pelaksanaan akad di Majelis Putera Qothrotul Falah ini, bertindak sebagai MC adalah Cecep Hidayat, M.Pd. dan naib adalah Ketua KUA Cikulur, Damanhuri. Sambutan penyerahan dari mempelai laki-laki disampaikan oleh Pengurus PBOM MUI Pusat Farid Makmur, S.H. dan penerimaan oleh Pengasuh Ponpes Darus-Saadah Cimarga yang juga Ketua Baznas Kab. Lebak, KH. Pupu Mahpudin, M.Pd.

Ketua LPTQ Banten, Prof. Dr. KH. Syibli Sarjaya, LML, didaulat sebagai pemberi tausiah pernikahan dan Ketua MUI Prop. Banten, Dr. KH. AM Romli, M.A. bertindak sebagai pembaca doa. Saksi tertulis adalah H. Mulyadi Jayabaya, Mantan Bupati Lebak yang kini sebagai Ketua Kadin Prop. Banten.

Usai acara formal di Majlis Qothrotul Falah, acara dilanjut resepsi di Lapangan Futsal. Dengan berbagai ornament yang telah disetting sedemikian rupa, resepsi ini tampak meriah dan berkelas. Ribuan tamu yang datang tampak menikmati suasana yang guyup sekaligus menu yang disajikan.

Diantara tamu yang hadir, tampak Anggota DPR RI Vivi Sumantri Jayabaya, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Guru Besar IAIN Sultan Maulana Hasanudin Serang Prof. Dr. HB. Syafuri dan Prof. Dr. H. Ilzamuddin Makmur, Kakanwil Kemenag Prop. Banten Dr. H. Mahfudin, M.A., Kandepag Kab. Lebak Dr. H. Encep Muhyi, kepala-kepala dinas, para pengasuh pesantren, ketua-ketua perguruan tinggi, anggota dewan dan sebagainya.

“al-Hamdulillah kita bisa menyambut ribuan tamu yang hadir dengan maksimal. Tentu saja banyak kekurangan di sana-sini. Namun secara umum semua berjalan sesuai yang diharapkan,” ujar Bunda Dede Saadah, putera Kedua Kiai Syatibi sekaligus penitia pernikahan ini.

Sejak sehari sebelumnya, hingga Sabtu sore, tak henti-hentinya tamu yang hadir memberikan ucapan selamat pada dua mempelai yang tampak bahagia bersanding di pelaminan. Semoga saja, keduanya meraih kehidupan rumah tangga yang samawa (sakinah mawaddah dan rahman). Amin![nhm]