Tiga Guru Ikuti Woskrhop Media dan Islam

Selama tiga hari, 14 s.d. 16 Oktober 2016, tiga ustadzah Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten mengikuti Workshop Jurnalisme Media dan Islam, di Pesantren Inggris Assalam Gunung Geulis Bogor Jawa Barat. Mereka adalah Uyun Rika Uyuni, Cahyati dan Fitri Ariyanti.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Belajar Islam bekerja sama dengan the Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia. Hadir sejumlah 25 peserta perwakilan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI) Depok, Institute Pertanian Bogor (IPB), UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Tangerang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan banyak lagi.

Sebagai pemateri dan fasilitator kegiatan ini, hadir Imam Malik, Khoirul Anam, Hatim Ghazali (ketiganya dari Komunitas Belajar Islam), Hanifah (AMAN Indonesia) dan Nurul H. Maarif (Ponpes Qothrotul Falah Lebak Banten).

Apa yang menjadi tujuan utama kegiatan ini? Dalam TOR kegiatan disebutkan, tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman kepada anak muda jurnalis dan pegiat dunia maya tentang kontra narasi untuk mewujudkan internet yang bersih dan sehat dan memperkuat skill anak muda jurnalis dan pegiat dunia maya dalam memproduksi konten yang berisi nilai-nilai utama agama yang meliputi keadilan, kebaikan dan persatuan untuk dipublikasi secara online.

Sedangkan hasil yang ingin dicapai adalah 25 anak muda jurnalis dan pegiat dunia maya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang strategi kontra narasi untuk mewujudkan internet yang bersih dan tersedianya konten-konten narasi positif nilai agama yang meliputi keadilan, kebaikan dan persatuan untuk dipublikasikan di website mengenalislam.com

Dalam tiga hari itu, peserta dibimbing belajar jurnalisme, khususnya terkait dengan skil menulis artikel, reportase dan opini. Juga diberi materi terkait Islam dan perdamaian, radikalisme di dunia maya, diskusi isu-isu seputar Islam dan perdamaian dan akan dibimbing praktik menulis.

Semoga saja, ketiga guru Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten yang turut terlibat dalam kegiatan ini mampu turut serta menyuarakan dan menampilkan wajah Islam yang ramah, bukan Islam yang marah, melalui berbagai media online.[nhm]