Tim-tim Unggulan Ikuti Scoutfal III

Selama dua hari penuh, Sabtu-Ahad, 12-13 November 2016, Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten menggelar Scout of Qothrotul Falah atau Soutfal III, di lingkungan pesantren. Kegiatan yang diikuti oleh aktivis pramuka level MTs/SMP ini mempertandingkan skil pembuatan pionering, semapur, melukis dan tahfidz.

Tim-tim unggulan banyak yang terlibat pada kegiatan ini. Misalnya, Ponpes Manahijussadat, Ponpes Dar el Azhar, MTs N 1 Lebak, SMPN 1 Cibadak, SMPN 1 Cikulur, MTs al-Hijaiyah, MTs al-Ribatiyah, SMP Mulia Hati Insani dan masih banyak lagi.


“Total lebih dari 30 peserta yang ikut terlibat pada kegiatan ini. Al-Hamdulillah terlihat antusias dan bersemangat,” ujar Pembina Pramuka, Deden Fathurohman.

Dikatakan Ka Deden – sapaan akrabnya – kegiatan ini diniatkan sebagai ajang berkompetisi di bidang skill kepanduan. “Yang dilombakan empat hal itu. Bahkan tahfidh atau hafalan al-Qur’an juga kami lombakan, untuk melihat sejauh mana anaka-anak kita memiliki kemampuan berinteraksi dengan al-Qur’an,” jelasnya.

Dalam sambutan pembukaan, Koordinator Majelis Pembimbing Santri (MPS), Nurul H. Maarif menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ini dan antusiasme peserta.

“Melalui kegiatan ini, kita semua bisa menjalin silaturahim satu sama lain sekaligus belajar dari skill-skill rekan-rekan kita yang lebih bagus dari kita dan lebih berpengalaman,” ujarnya.

Karena itu, Nurul H. Maarif menekankan, kompetisi ini bukan untuk melibas lawan, melainkan untuk saling memberikan pelajaran pada kawan sendiri. “Ini bukan dengan lawan, tapi dengan kawan. Kalau dengan lawan, kompetisi kita untuk membunuhnya, walaupun dengan cara-cara yang tidak fair. Tapi dengan lawan, maka kompetisi kita untuk saling memberikan pelajaran dengan cara-cara yang fair dan profesional,” katanya.

“Yang menang karena skillnya lebih baik, sesungguhnya telah memberikan pelajaran penting bagi yang kalah. Sebaliknya, yang kalah sesungguhnya mereka sedang diberikan pelajaran untuk menjadi lebih baik lagi,” ujarnya. “Inilah makna kompetisi sebagai kawan, bukan sebagai lawan,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, untuk perlombaan putera dimenangkan oleh Ponpes Dar el-Azhar Rangkabsitung Lebak dan puteri dimenangkan oleh Ponpes Manahijussadat Cibadak Lebak. Dan al-Hamdulillah, secara umum prosesi kegiatan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

“Terima kasih untuk seluruh yang terlibat,” ujar Ka Deden saat pembubaran panitia, di Kantor Majelis Pembimbing Santri, Ahad malam.[nhm]