Dua Guru Ikuti Pelatihan Bahtsul Masail

Selama dua hari, Rabu-Kamis (8-8 Februari 2017), dua Guru Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, Ustadz Muhammad Yusuf al-Hafidz dan Ustadz Agus Faiz Awaluddin, S.Pd., berkesempatan mengikuti pelatihan metodologi Bantsul Masail (BM), bertempat di Pondok Pesantren An-Nawawi, Tanara Serang Banten.

Pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM-PBNU), peserta yang hadir adalah utusan dai PWNU Banten, PCNU se-Banten dan berbagai pesantren di Banten.

Di hari pembukaan, acara dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional semisal Ketua MUI Pusat, KH. Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kapolda Banten Sigid Listiyanto, Danrem Banten, Ketua PWNU Banten Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd., dan sebagainya. Dan kegiatan ini dibukan dengan orasi kebangsaan oleh Kiai Ma’ruf.

Adapun tujuan utama kegiatan ini, sebagaimana dituliskan dalam acuan kegiatan, adalah: Pertama,  melakukan refleksi, analisis kritis atas berbagai persoalan Bahtsul Masail NU dewasa ini, khususnya terkait masalah SDM, metode bahtsul masail, publikasi hasilnya dan sebagainya.

Kedua, menumbuhkan komitmen dan sikap proaktif terhadap persoalan yang berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat, terutama terhadap masalah-masalah hokum keagamaan (masailud diniyyah).

Ketiga, merumuskan agenda bersama bagi program Lembaga Bahtsul Masail baik di struktur maupun pesantren di berbagai daerah.

Adapun instrukturnya langsung dari Tim LBM-PBNU, seperti KH. Najib Hasan, Dr. KH. Abdul Moqsith Ghazali, KH. Mahbub Maafi dan banyak lagi. Semua instruktur adalah orang-orang yang sangat berkompeten di bidangnya.

Kegiatan ini tentu saja akan memberikan pengalaman baru yang sangat penting bagi para peserta, tak terkecuali dua guru Pondok Pesantren Qothrotul Falah yang turut serta. Semoga saja, selain pengalaman, kegiatan ini juga menambah wawasan dan keahlian mereka dalam menyelesaikan problem-problem yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.[nhm]