Aktivis Indonesia Mengajar Beri Motivasi Santri

Dua Aktivis Indonesia Mengajar (IM), Fahmi dan Arsyad memberikan motivasi seputar dunia pendidikan kepada Siswa Kelas XII SMA Qothrotul Falah Lebak Banten, Sabtu, 1 April 2017 malam.

Bertempat di Pondok Baca Qi Falah, keduanya didampingi oleh Pembina Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Qothrotul Falah (OPPQ) Putera, M. Eman Sulaiman dan beberapa guru lainnya.

Sengaja Siswa Kelas XII SMA yang dipilih sebagai peserta, tak lain karena sebentar lagi mereka akan menjalankan ritual pendidikan terakhir Ujian Nasional (UN) dan tentunya harus segera memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di mana setelahnya.

Karena itu, kehadiran Fahmi dan Irsyad yang telah menimba pengalaman sebagai pengajar di Luar Jawa sangat penting untuk memberikan motivasi atau suntikan semangat bagi para siswa.

Dengan pembawaan yang tenang dan penjelasan yang mudah dipahami, keduanya menyampaikan motivasi dengan santai dan tentu saja membuat para peserta antusias.

Kegiatan santai ini diawali dengan ice breaking oleh Irsyad, yang rencana akan kuliah S2 ke Amerika Serikat tahun depan. Lalu dilanjutkan Fahmi yang berencana melanjutkan S2-nya ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Semoga cita-cita keduanya terkabul.

Fahmi, misalnya, banyak menceritakan pengalamannya ketika ditugaskan ke Papua. Sedangkan Irsyad berbagi pengalamannya bertugas di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka juga menunjukkan dokumentasi video kegiatannya di sana, yang membuat kegiatan ini lebih gayeng.

Dikatakan Eman Sulaiman, mereka banyak memberikan ilmu dan wawasan mengenai semangat belajar anak-anak muda Indonesia yang berada di daerah-daerah terpencil, yang masih jauh dari sentuhan pemerintah.

“Mereka katanya jarang disentuh pemerintah dalam segala hal, terutama di bidang pendidikan,” ujarnya. “Santri-santri di Ponpes Qothrotul Falah termasuk yang beruntung sesungguhnya. Karena itu harus memanfaatkan kesempatan dengan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Dikatakan Aenia Salsabila, salah satu peserta, ia dan kawan-kawannya yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan motivasi baru untuk menjadi lebih maju, ketika diperlihatkan semangat anak-anak di Luar Jawa yang begitu antusias dalam meraih cita-citanya.

“Kita harus punya cita-cita yang tinggi. Yang penting punya dulu. Lalu kita harus memperhatikan usaha apa saja yang sudah kita lakukan untuk meraihnya,” kata Ketua OPPQ Puteri Periode 2016-2017 yang sedang menghafalkan al-Qur’an ini.

Aenia, yang berasal dari Malingping Lebak, ini lalu menuliskan cita-citanya ke depan. Misalnya, ia ingin menjadi dosen, penghafal al-Qur’an dan sebagainya.

“Pokoknya tulis saja yang banyak. Insya Allah 10, 15, 20, tahun ke depan akan terwujud. Karena itu, terima kasih banyak pada kakak-kakak dari Indonesia Mengajar yang sudah menularkan pengalaman dan memberikan doronagn yang kuat kepada kami semua untuk terus belajar,” ujarnya.[nhm]