Jangan Tinggalkan Kebiasan Baik di Pondok

Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, KH. Achmad Syatibi Hambali, memberikan tausiah malam perpulangan santri, Minggu, 11 Juni 2017, di Lapangan Upacara Qothrtotul Falah.

Dalam tausiahnya, beliau mengingatkan para santri untuk membiasakan menjalankan perilaku baik di pondok. “Shalat jangan ditinggalkan. Tarawih tetap dilakukan. Tadarus al-Quran juga terus saja ditekuni. Jangan sampai semua ini ditinggalin begitu saja ketika kalian di rumah,” ujarnya.

Menurutnya, santri sesungguhnya adalah mereka yang tidak meninggalkan amalan-amalan baik yang biasa dilakukan di pondok. Dengan meninggalkannya, mereka akan mencari orang-orang yang merugi.

Beliau juga berharap, para santri tetap menjalankan kebiasaan belajar atau membaca di rumahnya masing-masing. Juga diharapkan mereka aktif mengisi masjid atau mushalla di sekitarnya, sehingga mereka bisa mensyiarkan kebaikan yang mereka dapati di pondok.

Selain itu, himbauan penting yang disampaikan penulis buku Konsultasi Maya (2013) dan Nasihat untuk Santri (2017) ini adalah pentingnya menjaga akhlak dalam pergaulan di masyarakat. Nilai seseorang itu tergantung akhlaknya.

Sebelum diadakan tausiah malam perpulangan, para santri menyelenggarakan buka bersama dan khataman al-Qur’an. Selain itu, dewan guru juga mengadakan buka bersama di waktu yang sama, sekaligus penyampaian evaluasi dan rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) setahun ke depan.

Tak lupa, pada semuanya, pengasuh berharap untuk disiplin dan tanggungjawab pada tugasnya. Guru disiplin dan tanggungjawab pada kewajibannya mengajar. Dan santri disiplin dan tanggungjawab pada tugasnya sebagai pelajar.[nhm]