Kemah Bersama, Hiburan untuk Santri Baru

Melengkapi kehadiran santri baru, pihak Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten mengadakan Masa Bimbingan Santri (MABIS) selama tiga hari, Senin-Rabu (17-19 Juli 2017). Kegiatan ini dihelat rutin setiap tahun, sebagai ajang persiapan bagi santri baru menjalani kehidupan di pesantren.

“MABIS ini penting sebagai ancang-ancang persiapan bagi santri baru. Semoga mereka makin mengenal pondok dan secara mental makin siap menjalani kehidupan barunya,” ujar Ketua Panitia MABIS, Andre Fauzi.

Dikatakan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin ini, MABIS menghadirkan beberapa nara sumber dengan tema-tema yang khas. Misalnya, Nurul H. Maarif yang menyampaikan tema Pesantren sebagai Warisan Ulama Nusantara, Ahmad Turmudzi, M.Pd., menyampaikan tema Suka-Duka Kehidupan di Pesantren, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan menyampaikan materinya, Nurul H. Maarif yang juga Koordinator Majelis Pembimbing Santri (MPS) membagikan tujuh buku untuk peserta yang berani tampil menyampaikan pandangannya tentang pesantren.

“Ya, sebagai hiburan saja. Diantara buku yang kami hadiahkan buat santri baru adalah Nasihat untuk Santri karya Pengasuh, Renungan Santri karya santri QF, Samudra Keteladanan Muhammad karya saya, dll. Tujuannya biar mereka termotivasi untuk membaca dan mencintai buku-buku,” ujar penulis buku Samudra Ketaladanan Muhammad ini.

Kegiatan MABIS ini dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Qothrotul Falah, KH. Achmad Syatibi Hambali. Beliau memberikan semangat dan motivasi bagi santri baru untuk belajar sungguh-sungguh.

“Banyak belajar ya biar menjadi orang sukses dan tentu saja harus sabar. Insya Allah kalian akan menjadi orang-orang yang berhasil,” ujarnya.

Usai pelaksanaan MABIS, seluruh santri, baik yang baru maupun yang lama menggelar perkemahan bersama, yang dikenal dengan Perkemahan Perkenalan Santri Baru (PPSB), bertempat di Lapangan Bola Qothrotul Falah.

Kegiatan pramuka, selain sebagai ajang perkenalan antara santri baru dengan santri lama, juga sebagai ajang hiburan. Berbagai kegiatan diselenggarakan, semisal perlombaan, pentas seni juga hiking ke beberapa tempat sekitar.

Para santri tampak antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Kamis-Jum’at, 20-21 Juli 2017, ini. Kendati bumi perkemahan beberapa kali diguyur hujan, mereka tampak enjoy dan menikmatinya.[]