Khataman Quran Meriahkan Haul

Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten kembali menyelenggarakan haul untuk almarhum KH. Hanbali, KH. Mukri dan beberapa yang sudah meninggal lainnya. Haul kali ini diselenggarakan dengan lebih meriah dan dilaksanakan lebih tertata, selama tiga hari, 14-16 September 2017, yang kebetulan dibarengkan dengan perayaan Milad Pesantren ke-26.

Selama tiga hari itu, banyak agenda yang digelar. Misalnya, Kamis, 14 September 2017, diadakan lomba Marawis dan Tahfidz Juz 30 untuk level MTs/SMP se Kabupaten Lebak. Malam harinya digelar penampilan seni santri sekaligus pesta kembang api.

Jumat’, 15 September 2017 pagi hingga sore diselenggarakan khatmil Quran bi al-ghaib (hafalan al-Quran 30 juz utuh) oleh Ustadz Muhammad Yusuf dan Ustadz Nur Rohmat dan disimak oleh para santri.

Dan malam harinya diadakan doa khataman al-Quran sekaligus pembacaan Simtuddurar dengan iringan hadrah oleh santri. Kegiatan sima’an al-Quran ini sendiri baru pertama kali diselenggarakan pada haul Pondok Pesantren Qothrotul Falah.

“Saya terharu dengan hafalan al-Quran ini. Beberapa kali saya sampai meneteskan air mata. Insya Allah ini akan membawa kebaikan untuk kita semua,” ujar Pengasuh  Pondok Pesantren Qothrotul Falah, KH. Achmad Syatibi Hambali, saat memberikan sambutan.

Sabtu, 16 September 2017, diselenggarakan tahlil oleh ibu-ibu majelis taklim dan ceramah agama oleh Pengasuh Pesantren. Siangnya dilanjut temu alumni.

Dan sebagai acara puncak, Sabtu malam Ahad diselenggarakan tahlil sekaligus ceramah agama oleh Dr. KH. Wawan Wahyudin, M.Pd., dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Sedangkan sambutan atas nama keluarga disampaikan oleh Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si. dan sambutan panitia oleh Nurul H. Maarif.

Melihat antusiasme masyarakat yang menghadiri haul kali ini, Pengasuh Pesantren tampak gembira. “Saya senang rasanya. Al-hamdulillah, banyak respon positif. Silaturahim kita bisa makin meluas ke masyarakat,” ujarnya.

Dan insya Allah, ke depan haul ini akan diperluas jangkauannya dengan melibatkan masyarakat secara umum, sehingga mereka juga merasakan keberkahan dari haul ini.[nhm]