Santri Serius Jalani Ujian Akhir Smester

Santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, baik yang MTs maupun SMA Qothrotul Falah, menjalani Ujian Akhir Smester (UAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2017-2018, Senin-Sabtu, 11-16 Desember 2017. Kegiatan ini menjadi evaluasi per-enam bulan sejak dimulai KBM beberapa bulan lalu.

Kegiatan UAS ini tidak berdiri sendiri, melainkan dirangkai dengan berbagai ujian lainnya. Misalnya, diawali khatam kitab secara bersama-sama, disusul dengan ujian lisan yang meliputi ujian Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan ibadah amaliah, lalu UAS dan ditutup dengan ujian kitab kuning.

“Rangkaian ujian ini cukup panjang dan melelahkan, sehingga membutuhkan stamina dan kesiapan mental yang prima,” ujar Koordinator Majelis Pembimbing Santri (MPS), Nurul H. Maarif (NHM) pada www.qothrotulfalah.com.

Dikatakan NHM, secara umum para santri telah siap sedia menjalankan rangkaian kegiatan ini. Mereka tampak belajar serius menjelang dimulainya UAS hari pertama, esok hari. Di berbagai sudut pesantren, mereka tampak serius menelaah atau menghafal berbagai materi pelajaran yang akan diujikan.

Seperti ujian-ujian pada tahun sebelumnya, ujian kali ini juga dilakukan dengan persyaratan yang ketat. “Misalnya, jika ujian lisan tidak ikut serta, maka tidak diperkenankan mengikuti ujian tulis atau UAS. Ini sebagai pembelajaran tentang komitmen pada rangkaian ujian dan kita sudah mengumumkan kepada mereka jauh-jauh hari,” ujar Panitia Ujian Lisan, Andre Fauzi.

Pada UAS kali ini, terdapat puluhan santri yang tidak diperkenankan mengikuti UAS karena tidak menjalani ujian lisan. “Ada yang tidak ujian lisan satu, dua dan bahkan tiga pelajaran. Kita akan sesuaikan sanksinya berdasarkan ketidakikutsertaan mereka dalam ujian lisan,” ujarnya.

Semoga saja, kegiatan UAS rutin ini berjalan dengan baik dan menghasilkan hasil sesuai yang diharapkan.[nh]