Berbagai Perlombaan Ramaikan Hari Buku Dunia

Untuk pertama kalinya, Santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah merayakan Peringatan Hari Buku Dunia atau World Book Day (WBD), yang secara resmi pertama kali diperingati oleh Unesco pada 23 April 1995.

Perayaan WBD yang diselanggarakan selama tiga hari, Sabtu-Senin, 21-23 April 2018 ini diinisiasi dan dirancang oleh pembina dan para pengurus Pondok Baca Qi Falah. Dalam perayaan WBD ini, diadakan beberapa rentetan acara yaitu: kegiatan diskusi, sosialisasi gerakan santri membaca, lomba cipta cerpen dan lomba cipta baca puisi.

Kegiatan pertama, diawali dengan kegiatan diskusi dengan tema “Sebaik-baiknya Teman Duduk adalah Buku” yang dilaksanakan pada Sabtu, 21 April 2018. Diskusi yang bertempat di majelis putera ini dihadiri oleh seluruh santri putera dan puteri. Adapun narasumber pada acara tersebut adalah Nurul H. Ma’arif, selaku Koordinator Majelis Pembimbing Santri (MPS), didampingi Cahyati sebagai moderator. Di ujung diskusi, pemateri memberikan hadiah dua buah buku untuk peserta yang berhasil menjawab pertanyaan.
 
Pada hari selanjutnya, yakni Ahad, 22 April 2018, tepatnya pada siang hari diadakan kegiatan lomba cipta cerpen dengan tema Buku adalah Jendela Dunia. Lomba tersebut diikuti oleh 12 peserta yang merupakan perwakilan santri putera/i perwakilan dari masing-masing kelas, dari MTs dan SMA. Ustadzah Fitri Aryanti menjadi juri pada kegiatan lomba cerpen itu.

Bertepatan dengan World Book Day, Senin, 23 April 2018, kegiatan diisi dengan perlombaan cipta dan baca puisi yang dilangsungkan di perpustakaan. Kali ini Ustadzah Puput Nadifah, SE, puteri kelima Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah, yang menjadi juri pada perlombaan itu.

Lomba yang diikuti oleh 15 peserta ini menjadi rangkaian kegiatan penutup dari semua rentetan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Buku Sedunia yang berlangsung selama tiga hari ini.

Berbagai kegiatan dalam rangka memperingati WBD ini dilaksanakan dengan baik dan diikuti antusias para santri. Tujuan utama diselenggarakannya kegiatan perayaan Hari Buku Sedunia ini memang untuk memberikan pengetahuan bagi santri akan pentingnya membaca dan menulis.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat memupuk dan meningkatkan kesadaran santri agar semangat dalam membaca dan menulis,” ujar Ustadz ME Sulaiman selaku Pembina Pondok Baca Qi Falah saat diwawancarai www.qothrotulfalah.com perihal kegiatan yang berhasil diadakannya bersama pengurus Pondok Baca Qi Falah ini.[ayat]