Vespa Santri Ikuti Ngaji Plastik Nusantara

Kamis, 25 Oktober 2018, Guru Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, Ustadz Muhamad Eman Sulaiman mengikuti kegiatan Launching & Sosialisasi Ngaji Plastik Nusantara.

Bertempat di Kantor PBNU Jakarta, kegiatan ini diselenggarakan oleh LPBI NU bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hadir peserta dari lingkungan pesantren dan lembaga-lembaga ke-NU-an di sekitar Jabodetabek. Peserta juga hadir dari Cirebon, Karawang, Malang, dan lainnya.

Pada kegiatan ini, banyak hasil kerajinan tangan santri yang ditampilkan. Tak terkecuali, santri-santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah juga mengirimkan hasil karyanya, seperti miniatur vespa yang terbuat dari bahan korek api bekas.

“Tujuan diadakannya itu selain untuk memanfaatkan limbah yang tak terpakai, juga untuk merangsang kreatifitas para santri. Dan bisa juga menghasilkan ekonomi,” ujar Ustadz Eman.

Dikatakan Guru MTs Qothrotul Falah ini, ke depan santri-santri juga akan diarahkan dan dibimbing untuk membuat kerajinan tangan yang lebih beragam lagi. Harapannya, kreatifitas santri terbangun. Syukur-syukur bisa menghasilkan nilai bisnis dan bisa dipasarkan secara luas.

Pihak pesantren menyambut baik kreatifitas santri ini. Bahkan tentu saja mendukungnya. “Apapun yang merangsang kreatifitas santri, itu tentu saja sangat positif dan sepatutnya didukung. Dan kami dari pesantren tentu akan mensupport semampunya,” ujar Koordinator Pembimbing Santri (MPS) Qothrotul Falah, Nurul H. Maarif.

NHM bahkan berharap supaya kreatifitas santri ini dipamerkan dalam even-even kegiatan santri, seperti wisuda, perlombaan, khusus momen pameran krfeatifitas santri, dan sebagainya.

“Sehingga akan terwujud satu pandangan, bahwa santri tidak hanya bisa ngaji, melainkan memiliki kreatifitas yang bisa mendatangkan keuntungan secara ekonomi. Ini akan menjadi bekal mereka menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” ujarnya.[]