LPPM UIN Serang Beri Bantuan Modal Usaha untuk Wali Santri

Menjalankan amanah pengabdian masyarakat, bekerjasama dengan Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyalurkan bantuan permodalan untuk usaha kecil Wali Santri, Sabtu, 24 November 2018. Bertempat di Pondok Baca Qi Falah, penyaluran untuk gelombang pertama dilakukan untuk lima wali santri.

 

Dari pihak LPPM-UIN Serang, hadir penelitinya yakni Muhammad Syafar, M.Kesos dan Dr. Helmy Faizi Bahrul Ulumi, M.Hum. Sedangkan dari pihak pesantren hadir Nurul H. Maarif dan M. Eman Sulaiman. Lima wali santri yang dihadirkan berdomisili di Ds. Sumurbandung, masih sekitar pesantren.

 

“Kendati modal usaha yang kami berikan tidak banyak, semoga mampu membantu kebutuhan ekonomi wali santri, terutama untuk pembiayaan anaknya,” ujar Pak Syafar.

 

Rencananya, modal usaha ini akan digunakan secara bergulir. Dari satu wali santri ke wali santri yang lain. “Nanti dikembalikan sedikit-sedikit sesuai kemampuan ya. Kalau sudah terkumpul, akan digunakan sebagai modal bagi wali santri lain yang kurang mampu,” ujarnya.

 

Dalam sampaiannya, Nurul H. Maarif menyatakan terima kasihnya pada pihak LPPM-UIN Serang yang peduli pada wali santri. “Banyak saudara-saudara kita yang kurang mampu. Dengan bantuan modal ini, insya Allah manfaat yang didapatkan akan sangat banyak. Bahkan secara pribadi saya berharap, modal ini bisa bergulir untuk 50 wali santri atau 100 wali santri dan bahkan lebih,” ujarnya.

 

Nurul berharap, dengan modal yang ada, wali santri bisa menggunakannya untuk jalan usaha. Apapun bentuknya. Hasilnya untuk kepentingan pendidikan anak-anaknya. “Syukur-syukur bisa ditabung untuk kepentingan kuliah mereka, sehingga mereka bisa meraih kehidupan sosial ekonomi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

 

Di hadapan wali santri, Nurul juga berharap kegiatan ini menjadi cikal-bakal pendirian koperasi wali santri yang fungsinya untuk saling tolong-menolong. “Antara wali santri yang satu dengan yang lain sudah seharusnya saling membantu dan tolong-menolong. Ini akan menghadirkan kekeluargaan yang hangat,” ujarnya.

 

Karena itu, Nurul berharap, modal usaha yang diberikan oleh pihak LPPM-UIN ini bisa dikelola dengan baik, sehingga menghasilkan keuntungan yang juga bagus. Semua keuntungan akan kembali pada wali santri dan anak-anaknya.[nhm]