LMO: Membangun Jiwa Pemimpin yang Berakhlak Mulia

Selama dua hari, Senin-Rabu, 10-12 Desember 2018, Pengelola Pondok Pesantren Qothrotul Falah Lebak Banten menyelenggarakan Latihan Menejemen Organisasi (LMO) untuk Kelas XI SMA Qothrotul Falah.

Kenapa khusus siswa-siswi Kelas XI? Tak lain karena beberapa bulan ke depan, mereka akan melanjutkan estafet kepengurusan Organisasi Pelajar Pesantren Qothrotul Falah (OPPQ) mada khidmat 2019-2020.

Kegiatan LMO ini berlangsung tiga malam, tepatnya pada pukul 20.30-22.00 dan diikuti 34 peserta. Tema yang diusung adalah “Membangun Jiwa Pemimpin yang Berakhlak Mulia”. Diharapkan, acara ini mampu membangun jiwa kepemimpinan yang tidak hanya bertanggungjawab, tapi juga berakhlak mulia.

Selain itu, tujuan diadakannya kegiatan LMO ini supaya santri yang akan menjadi pengurus OPPQ kelak mampu mempersiapkan diri ketika terjun dalam kepengurusan. Karena itu, dalam kegiatan ini, berbagai materi penunjang diberikan pada mereka oleh pemateri yang cukup berpengalaman di bidangnya.

Misalnya, pemateri pertama Hj. Dede Sa’adah, S.Th.I. menyampaikan materi tentang keorganisasian. Lalu Ade Bujhaerimi, M.Pd., menyampaikan materi tentang kepemimpinan. Keduanya dianggap mampu mendorong semangat peserta dalam berorganisasi dan juga memimpin organisasi.

Dalam paparannya, Hj. Dede Sa’adah mengatakan, berorganisasi tidak hanya penting, tapi juga mampu memberi kita pengalaman dalam memenej segala hal, baik itu waktu, kinerja maupun emosional.

Sedangkan Ade Bujhaerimi mempaparkan, bahwa jiwa pemimpin itu sudah ada sejak kita lahir. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk berani, tapi juga harus berani tampil beda dari anggotanya.

Untuk menyiapkan kader pemimpin yang unggul, selain diselenggarakan LMO, juga diselenggarakan berbagai hafalan sebagai syarat menjadi pengurus. Rangkaian selanjutnya akan disusul dengan kampanye, debat kandidat, pemilihan ketua OPPQ dan diakhiri dengan pelantikan.

Semoga diberi kelancaran.[uyun]