Pengasuh Ingatkan Tiga Unsur Keberhasilan Santri

Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, KH. Ahmad Syatibi Hambali menyatakan, ada tiga unsur atau mata rantai keberhasilan santri, yang harus saling bekerja sama dan saling menguatkan.

“Tiga unsur itu adalah orang tua, guru dan santri. Ketiganya harus bekerja keras sesuai porsinya masing-masing,” ujarnya, saat memberikan tausiah pada kegiatan Silaturahim Wali Santri yang sekaligus menjemput putera-puterinya, Ahad, 23 Desember 2018, di Masjid Qothrotul Falah.

Orang tua, katanya, punya peran penting untuk mendoakan dan mencarikan pembiayaan untuk putera-puterinya. Guru punya tugas utama membimbing dan mendidik santri. Dan santri sendiri harus belajar dengan tekun dan ulet.

“Jika salah satu saja dari tiga unsur itu lemah, maka tidak akan terjadi keberhasilan. Orang tua semangat dan guru semangat, tapi santri lembek, maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Santri tekun, tapi guru lembek, dan orang tua tidak punya semangat, juga tidak akan menghasilkan banyak hal,” ujarnya.

Rais Syuriah PCNU Kab. Lebak ini lalu mengisahkan pendidikan yang dialaminya. Orang tuanya, sekaligus juga menjadi gurunya, menerapkan sistem pendidikan yang ketat.

“Karena saya anak laki-laki satu-satunya, maka orang tua saya mendidik saya dengan keras. Kalau saya tidak disiplin waktu, biasanya saya akan diguyur dengan air,” kenangnya.

“Didikan yang keras itu Alhamdulillah menjadikan saya seperti ini,” katanya.

Menyambut wali santri yang datang dari berbagai daerah itu, pihak pondok pesantren menghadirkan Kepala MTs Ahmad Turmudzi, Kepala SMA KH. Abdurohman, Koordinator MPS Nurul H. Maarif, Kepala MDTA Dede Saadah dan para guru lainnya.

Kepala-kepala sekolah menyampaikan hal-hal yang terkait dengan kegiatan sekolah, baik UAS, UN maupun yang lainnya. Sedangkan Koordinator MPS menyampaikan hal-hal yang terkait kehidupan santri di pesantren.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30an ini berakhir sekitar pukul 12.00 dan diiringi hujan sepanjang acara ini, lalu diakhiri makan siang bersama. Semoga silaturahim ini menghadirkan keakraban dan kekeluargaan diantara pengelola dan wali santri.[nhm]