Mas Patrick: Carilah Ilmu di Tempat yang Jauh!

Sebulan kedatangan tamu santri dari Perancis, Ilhan, yang menimba ilmu agama di Pondok Pesantren Qothrotul Falah, rupanya memberikan warna baru bagi keluarga besar Pesantren.  Tak terasa, waktu belajar Ilhan hampir usai dan ia harus kembali ke Perancis untuk menjalani rutinitas sekolahnya. Untuk itu, Ibu Rita Sihombing beserta suaminya Mr. Patrick datang kembali ke Pesantren untuk menjemput anaknya.

Memanfaatkan momen kedatangan Mr. Patrick yang kami sapa Mas Patrick, pada Kamis, 01 Agustus 2019 ba’da Isya, seluruh santri berkumpul di Majelis Putera untuk berkenalan dan mendengarkan cerita dan motivasi dari warga asli Perancis.  

Ditemani Ustadz Muhammad Zen, Ibu Rita serta anaknya Ilhan, Mas Patrick memberikan motivasi kepada para santri untuk terus semangat belajar. Ia mengatakan, jika saat ini ada orang Perancis datang ke Pondok Pesantren Qothrotul Falah untuk belajar, maka santri-santri suatu hari juga bisa datang ke Perancis untuk belajar. Mas Patrick menyampaikan do’anya agar kelak santri ada yang bisa melanjutkan kuliah ke Perancis.

“Proses dalam sebuah usaha dan proses dalam belajar, akan membuat kita kuat,” ujarnya.

Dalam menuntut iilmu, akan banyak rintangan dan tingkat kesulitan masing-masing. Jika proses itu dilalui dengan baik disertai kesabaran dan ketekunan, maka itu akan membuat kuat. “Carilah ilmu yang agak jauh. Kalau tidak ke Luar Negeri, minimal luar provinsi,” imbuh Mas Patrick.

Menurutnya, belajar ke luar negeri atau ke luar daerah sendiri banyak mendatangkan manfaat untuk diri kita. Selain tujuannya untuk mencari ilmu atau menjemput ilmu, prosesnyapun positif, sebab akan menemukan budaya baru, cara berfirikir yang berbeda, sehingga kita bisa belajar untuk menyesuaikan diri.

“Namun yang penting tidak dilupakan adalah jati diri dan identitas diri,” katanya.

Kemana pun kita melangkah untuk belajar, di negara manapun atau daerah manapun, kita harus bangga dengan siapa kita, dengan identitas kita sebagai muslim, sebagai warga negara Indonesia.

Di akhir penyampaiannya, Mas Patrick memberikan semangat kepada santri untuk terus semangat dalam belajar. “Kalau ada semangat, akan selalu ada jalan,” ungkapnya menyakinkan para santri.[YAT]