Antusias Santri Peringati Hari Perdamaian Dunia

Hari Perdamaian Internasional (International Day of Peace) dilaksanakan setiap 21 September.  Ini hari yang sangat penting untuk diketahui serta diperingati oleh seluruh masyarakat di setiap negara, termasuk Indonesia, karena peringatan ini secara umum didedikasikan demi perdamaian dunia dan secara khusus demi berakhirnya peperangan, perpecahan dan kekerasan yang terjadi baik antar negara maupun antar masyarakat.

Mengingat hal di atas, Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten turut andil dalam memperingati Hari Perdamaian Dunia tahun 2019. Secara khusus, Peace Leader Qothrotul Falah mengadakan berbagai macam kegiatan untuk para santri dengan mengangkat tema Damai dari Pesantren. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Jum’at-Sabtu, 20-21 September 2019.

Peringatan Hari Perdamaian Dunia untuk para santri ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan edukasi tentang pentingnya merawat keharmonisan dengan menanamkan serta mengimplementasikan sikap toleransi demi terwujudnya perdamaian. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu cara guna membuka pemikiran para santri akan pentingnya menyuarakan pesan damai dan  anti kekerasan, hoax dan perpecahan.

“Kegiatan ini memang sengaja kami buat untuk memberikan wawasan para santri tentang toleransi dan perdamaian serta untuk menumbuhkan kesadaran bahwa santri atau pesantren itu punya tanggungjawab yang cukup besar untuk perdamaian dunia, khususnya Indonesia,” ungkap Kak Eman Sulaiman selaku Ketua Panitia sekaligus Tim Peace Leader Qothrotul Falah.

Peringatan Hari Perdamaian Dunia ini disambut gembira dan antusias oleh santri. Di hari Jum’at, 20 September 2019 peringatan diisi dengan kegiatan lomba cipta baca puisi dan karikatur bertemakan perdamaian yang diikuti oleh setiap kelas serta seminar berjudul “Pesantren sebagai Garda Terdepan Perdamaian”  yang disampaikan oleh Ustadz Agus Faiz Awwaludin.

Selanjutnya di hari inti, yakni Sabtu, 21 September 2019 kegiatan diisi dengan pawai perdamaian dan seminar dengan tema “Islam Mengasihi Bukan Membenci” yang disampaikan oleh Ustadzah Cahyati.

Dengan peringatan Hari Perdamaian Dunia ini, segenap Ustadz-ustadzah Pondok Pesantren Qothrotul Falah berharap para santri bisa mengambil hikmah dan pengetahuan tentang makna toleransi dan perdamaian. Santri tumbuh menjadi pribadi yang toleran, sehingga dapat menjalin hubungan yang harmonis dalam bermasyarakat dan bernegara, dengan siapapun dan dari latar belakang apapun.

Tak sampai di situ, santri juga diharapkan mampu menjadi pelopor-pelopor perdamaian atau agent of peace yang siap menuangkan pikiran serta tenaganya demi terwujudnya bangsa yang damai.

Tak lupa, disampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang berkenan turut membantu menyukseskan kegiatan ini, baik para guru, santri, maupun para donatur.[YAT]