Mondok Sejak Dini Itu Keren

Madrasah Diniyyah Awwaliyah (MDA) Qothtoul Falah kembali mengadakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) di tahun 2019, yang bertempat di Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu-Senin, 7-9 November 2019, ini diikuti oleh lebih 91 peserta murid Diniyyah Qothrotul Falah yang nota bene-nya adalah siswa-siswi kelas 4-6 Sekolah Dasar (SD). Atas antusias wali murid juga murid MDA yang luar biasa, jumlah pe yang ikut serta Sanlat tahun ini pun cukup meningkat dibandingkan dengan Sanlat tahun 2018 yang hanya mencapai 80 peserta.

Kegiatan Sanlat kedua MDA Qothrotul Falah yang berlangsung selama tiga hari tersebut memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk menanamkan rasa cinta peserta pada dunia pesantren, mengajarkan peserta tentang pentingnya mengedepankan akhlak yang mulia serta mengajak para peserta untuk dapat merasakan indahnya hidup atau mondok di pesantren.

Berdasarkan hal tersebut, Sanlat MDA 2019 ini mengangkat tema “Belajar Menjadi Santri, Belajar Menjadi Pribadi Yang Berakahlak Mulia”.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin kami lakukan, untuk pembelajaran anak-anak mengenal dunia pesantren. Mondok sejak dini itu penting dan keren menurut kami,” ujar Kepala MDA Qothrotul Falah, Hj. Dede Saadah, M.Pd.

Selama kegiatan Sanlat, para guru membiasakan peserta Sanlat untuk shalat berjamaah tepat waktu, tadarus al-Qur’an dan shalat tahajjud. Selain itu, kegiatan Sanlat juga dilengkapi dengan berbagai macam materi keilmuan, games juga hiking sebagai sarana hiburan peserta.

Adapun guru-guru yang didaulat memberikan materi, antara lain, Nurul H. Maarif (Koordinator Malis Pembimbing Santri), Agus F. Awaluddin (Waka Kurikulum), Subandi (Guru MDA), dan banyak lagi.

Acara Sanlat diakhiri dengan penutupan sekaligus pembagian hadiah yang diberikan oleh Kepalasa MDA, yakni Hj. Dede Sa’adah yang baru saja menyelesaikan studi S2-nya di Pasca Sarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Dalam sambutannya, beliau berpesan kepada seluruh peserta Sanlat agar rutinitas ibadah juga pelajaran akhlak yang didapatkan selama kegiatan Sanlat tetap dilakukan atau dibiasakan ketika di rumah.[YAT]