QF Peduli Kemanusiaan Terus Salurkan Bantuan

Banjir bandang dan longsor melanda berbagai wilayah Indonesia, tak terkecuali Lebak. Setidaknya ada tiga kecamatan yang mengalami dampak terparah; Kecamatan Sajira, Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Lebak Gedong. Kerugian material dan moril sangat besar.

Bahkan korban yang tinggal di pengungsian jumlahnya ribuan jiwa, yang tersebar di beberapa titik. Untuk itu, semua pihak semestinya menunjukkan kepedulian dan empati pada para korban. Pondok Pesantren Qothrotul Falah juga turut membuka posko peduli kemanusiaan yang disebut Qothrotul Falah Peduli Kemanusiaan.

Dikatakan Koordinator Majelis Pembimbing Santri (MPS) Nurul H. Maarif, kita semua bagaikan satu tubuh. Yang satu sakit, kita juga merasakan sakit. Yang satu menderita, kita juga harus merasa menderita.

“Karena itu, jika saudara-saudara kita terkena musibah, kita semua harus ikut peduli seberapapun kemampuan kita. Dan yang terpenting, kita jangan melihat latar belakang agama maupun organisasi. Lihatlah korbannya sebagai manusia ciptaan Allah,” ujarnya.

“Dan melalui Qothrotul Falah Peduli Kemanusiaan kita berupaya menyalurkan berbagai bantuan untuk para korban,” sambungnya.

Qothrotul Falah Peduli Kemanusiaan terus menggalang bantuan dari berbagai pihak, baik internal pesantren, wali santri dan masyarakat luas. Semua disalurkan untuk membantu meringankan beban korban.

Sejauh ini, bantuan yang diterima berupa makanan, pakaian layak dan baru, juga donasi dana. “al-Hamdulillah, kami sudah menyalurkan bantuan dua kali, dua losbak penuh. Kami salurkan ke tiga tempat, Desa Nunggul, Desa Somang dan Desa Banjar Irigasi. Ketiganya terdampak parah,” katanya.

Setiap ke lokasi, Qothrotul Falah Peduli Kemanusiaan selalu memberangkatkan banyak personil yang terdiri dari para guru. Kepala SMA Qothrotul Falah KH. Abdurohman MPd, Kepala MTs Qothrotul Falah Ahmad Turmudzi, Keamanan Ustadz Eman Sulaiman, Pembina Tahfidz Ustadz Muhammad Yusuf, dan banyak lagi, senantiasa berjibaku aktif menyalurkan bantuan.

“Bantuan yang kami bawa ada pakaian layak dan baru, mie instan, air mineral, kue-kue atau biskuit untuk anak-anak, alat-alat masak, pakaian dalam, pembalut, pempers, gula, the, kopi dan banyak lagi. Bahkan kami juga mendampingi kawan-kawan dari Gerakan Kemanusiaan Indonesia (GKI) menyalurkan beras satu ton untuk Desa Somang (4 kwintal) dan Desa Banjar Irigasi (6 kwintal). Al-hamdulillah banyak yang peduli,” katanya.

Selain membawa bantuan itu, Qothrotul Falah Peduli Kemanusiaan juga mengirimkan puluhan guru untuk membantu bersih-bersih Pondok Pesantren La Tansa di Banjar Irigasi, yang terkena dampak cukup parah.

“Apa saja yang bisa kami lakukan, akan kami lakukan untuk memberikan kemanfaatan,” kata Nurul.

Karena itu, sambungnya, pihaknya menghaturkan banyak terima kasih pada seluruh donatur yang telah tulus ikhlas menyalurkan donasinya melalui Qothrotul Falah Peduli Kemanusiaan.

“Insya Allah semua kebaikan akan ada perhitungannya dari Allah. Dan insya Allah kami akan terus menggalang bantuan semampunya, karena masih sangat banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Kapan lagi kita akan melalukan kebaikan pada sesama?” katanya.[nhm]

Untuk donasi bantuan, bisa hubungi Nurul H. Maarif (081317773857), Ahmad Turmudzi (081910961388), Kiai Abdurohman (081318313032) dan Bunda (081381379236).