Penyuluhan Hidup Sehat tanpa Anemia

Untuk meningkatkan kesehatan lingkungan pesantren, khususnya kesehatan siswa, Selasa (03/03/2020) santri-santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah mendapat penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Kec. Cikulur. Penyuluhan kali ini dikhususkan untuk memberikan wawasan tentang Anemia sekaligus meminum tablet tambah darah secara bersama-sama.

Kegiatan yang dilaksanakan di Majelis Putera ini diikuti oleh dewan guru dan seluruh santri putera-puteri. Acara berlangsung mulai pukul 08.30 sampai 11.00 WIB. Selain Tim Kesehatan dari Puskesmas, penyuluhan kali ini dihadiri oleh perwakilan dari Kec. Cikulur yang sekaligus membuka kegiatan serta penandatanganan Komitmen Bersama Cegah Anemia. Juga hadir Koordinator Majelis Pembimbing Santri (MPS), H. Nurul H. Maarif, Bendahara Bunda Dede Saadah, M.Pd., dan dewan guru.

Kepala MTs Qothrotul Falah, Ahmad Thurmudzi, M.Pd., menyambut baik sosialisasi atau penyuluhan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Cikulur ini. Dalam sambutannya atas nama Pesantren, ia menyinggung bonus demografi yang akan diterima bangsa Indonesia.

“Indonesia di tahun 2020 sampai 2030 akan mendapatkan bonus demografi. Tantangannya adalah meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Kali ini hadir di tengah kita Tim Puskesmas yang akan menjelaskan bagaimana calon ibu ini bisa sehat yang nanti akan menghasilkan anak atau keturunan yang sehat. Kalau kita sehat, insya Allah anak cucu kita juga sehat. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua,” jelasnya.

Ibu Hj. Mardiah mewakili Camat Kec. Cikulur mengatakan, kegiatan ini adalah upaya mengajak masyarakat menjaga kesehatan atau kekebalan tubuh agar terhindar dari Anemia, khususnya kaum perempuan.

“Adik-adik akan dewasa dan berumah tangga. Kita harus menjaga kesehatan atau kekebalan tubuh, jangan sampai kekurangan gizi. Sampaikanlah juga kepada keluarga, agar nanti di rumah bisa memasak makanan yang mengandung gizi agar tidak kekurangan darah,” ujar Hj. Mardiah.  

Hal selaras disampaikan oleh Pak Hendra yang mewakili Kepala Puskesmas Cikulur dalam sambutannya. “Hal yang ingin saya sampaikan adalah tentang pentingnya minum tablet tambah darah ini untuk mencegah Anemia atau kekurangan hemoglobin (HB) dari batas normal. Mudah-mudahan dengan pemberian tablet tambah darah ini, kita terhindar dari kekurangan darah,” ungkapnya.

Setelah penenandatanganan komitmen bersama dan minum tablet tambah darah bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Anemia. Mulai dari Gejala, Faktor dan cara pencegahannya. Materi disampaikan oleh Bidan Nining dan Bidan Yuyun selaku Tim Kesehatan Puskesmas Cikulur.[YAT]