Menyambut Kedatangan Santri Baru dengan MABIS & PPSB

Memasuki masa New Normal setelah empat bulan mengikuti instruksi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dari Pemerintah, Minggu, 12 Juli 2020 Pondok Pesantren Qothrotul Falah kembali menyambut kedatangan santri baru tahun ajaran 2020-2021.

Dalam kegiatan penyambutan kedatangan santri baru tahun kali ini, Qothrotul menetapkan peraturan yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu segenap guru, santri dan para wali santri diwajibkan untuk mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mengadakan penyemprotan disinfektan untuk setiap kendaraan yang masuk area pesantren. Ketentuan tersebut ditetapkan berdasarkan instruksi pemerintah terkait protocol kesehatan mencegah Covid-19 yang harus tetap dipatuhi dan dilaksakan.

Alur penerimaan kedatangan santru baru tahun ajaran kali ini masih sama dengan rutinitas seperti biasanya, yakni mengisi absensi, wawancara dengan santri dan walisantri, tes baca al-Qur’an, silaturahim dengan pengasuh, penyelesaian administrasi, pengambilan perlengkapan santri (seragam, kasur, lemari) dan terakhir adalah penempatan kamar sesuai tingakatan jenjang pendidikan. Alhamdulillah, kedatangan santri baru berlangsung lancar dan tertib.

Dalam rangka menyambut dan memperkenalkan dunia kepesantrenan khususnya di Qothrotul Falah, Organisasi Pelajaran Qothrotul Falah (OPPQ) langsung mengadakan kegiatan MABIS (Masa Bimbingan Santri) dan PPSB (Perkenalan Perkemahan Santri Baru) satu hari setelah kedatangan santri baru.

Kegiatan MABIS tahun ini Para Pengurus OPPQ dikomandoi oleh Ustdz. Eman Sulaiman dengan mengangkat tema “Anyone Can Be Anything/Setiap orang dapat menjadi sesuatu”. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari (14-16/07/20) dengan beragam agenda yang telah dirancang oleh panitia pelaksana. Mulai dari pengenalan kepesantrenan, motivasi belajar, games, pengenalan ekskul hingga perkenalan dewan guru dan pengurus.

Tujuan dari penyelanggaran MABIS tersebut adalah untuk merekatkan hubungan antar santri baru, agar saling mengenal, menjaga kekompakan dan lebih mengenal serta mencintai pesantren. “Esensi yang paling utama dari kegiatan MABIS adalah menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi belajar di pesantren”, ungkap Ustadz Eman selaku koordinator kegiatan MABIS.

Tak hanya kegiatan MABIS, sebagai akhir rangkaian kegiatan penyambutan santri baru, pada Jum’at sore hingga Sabtu (18 Juli 2020) seluruh santri mengikuti kegiatan PPSB. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Sansiro, tepatnya di halaman belakang pesantren diketuai oleh Ustadzah Nining Sariningsih bekerjasama dengan para pengurus Bantara tahun 2019-2020. PPSB dengan tema “Scout of Mistery /Misteri Pramuka” kali ini disambut meriah dan penuh gembira oleh seluruh santri dan dewan guru. Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga sebagai ajak unjuk kreatifitas dan kekompakan antar santri.

Berbagai kegiatan menarik juga terdapat di dalam kegiatan PPSB tersebut, mulai dari yel-yel, games, perlombaan kepramukaan, sharing, hiking dan api unggun. Semoga melalui kegiatan MABIS dan PPSB, seluruh santri khususnya santri baru yang baru beberapa hari memulai kehidupan barunya di pesantren ini mendapatkan rasa nyaman dan rasa kekeluargaan, serta tekad dan motivasi belajar yang tinggi hingga kelak mereka berhasil dan mendapatkan ilmu yang barokah nan bermanfaat. Aamiin.[YAT]