Bengkel

Bengkel Santri, Upaya Melayani Kebutuhan Masyarakat

Pondok Pesantren Qothrotul Falah berada di tengah masyarakat. Karenanya, posisinya yang di tengah banyak orang harus dirasakan manfaatnya oleh mereka. Selain menyediakan pendidikan murah, baik pendidikan formal maupun non-formal, pesantren juga menyediakan kebutuhan buat mereka, terutama di bidang spare part motor dan service. Hal ini mengingat kebutuhan masyarakat yang tinggi di bidang kendaraan.

Harapannya, dengan menyediakan hal-hal ini melalui Bengkel Qothrotul Falah, masyarakat sekitar pesantren tidak lagi harus ke Rangkasbitung atau Pandeglang untuk memperbaiki kendaraannya yang rusak atau mengganti peralatan yang perlu dibetulkan. Dengan demikian, keberadaan bengkel motor ini kian memudahkan dan memanjakan masyarakat.

Bengkel ini telah terwujud beberapa tahun silam, berkat uluran tangan Dinas Koperasi Kabupaten Lebak. Al-hamdulillah, hingga saat ini, bengkel yang letaknya strategis karena berada di pinggir jalan ini terus berkembang dan menampakkan geliat menggembirakan. Barang-barang yang disediakan kian banyak setiap bulannya dan masyarakat yang mengambil jasanya juga kian ramai saja.

Sebagai bengkel pesantren, banyak santri yang terlibat mengelolanya. Misalnya, direkturnya dijabat oleh Ustadz. Aang Abdurrahman, S.E, ustadz di pesantren. Sedangkan pekerjanya Badrussalam alias Mang Abad, montir asli santri alumni, yang dididik secara professional oleh tenaga ahli. Selain mereka, juga banyak santri lainnya yang membantu operasionalisasi bengkel.

Harapannya, bengkel ini terus mengalami perkembangan pesat, sehingga masyarakat kian mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Harapannya juga, dengan perkembangan bengkel ini, pesantren mendapatkan masukan yang berarti bagi operasional pesantren mengingat kebutuhannya yang besar.

Semoga, selain bengkel, pesantren juga memiliki unit-unit usaha lainnya, untuk menopang perekonomian pesantren. Untuk menuju ke sana, tentu keuluten, ketekunan, kesabaran, pengelolaan yang profesional dan visi yang maju harus dimiliki pihak pesantren. Dan tidak ada yang mustahil tercapai, jika semua bergerak bersama menuju ke arah sana.[enha]