Uji-coba Hafalan Mundur Santri Cilik

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten tengah serius mempersiakan pembukaan pesantren anak-anak usia sekolah dasar untuk Tahun Ajaran 2021-2022, sebagai solusi situasi anak-anak saat ini yang digempur oleh budaya HP atau game. Santri cilik ini akan dikelola langsung oleh Nurul H. Maarif dan Dede Saadah Syatibi melalui lembaga Pondok Pesantren Anak-anak (PPAA) Qothrotul Falah.

Sembari menunggu kematangan segala persiapan, Pengelola PPAA Qothrotul Falah menguji-coba penerapan kegiatan pesantren anak-anak ini selama 25 hari pertama. Setidaknya terdapat 21 santri cilik yang dididik, baik kelas IV, V maupun VI.

Anak-anak usia sekolah dasar itu digembleng oleh guru-guru yang sudah detraining terlebih, terutama hafalan ayat-ayat Alquran. Untuk sementara, mereka masih sekolah formal di luar pesantren, namun untuk ajaran baru kelas 1 insya Allah santri-santri cilik itu akan mulai sekolah di dalam pesantren.

Dikatakan Pengelola PPAA Qothrotul Falah, Bunda Dede Saadah Syatibi, kegiatan uji coba 25 hari ini akan dilanjutkan nanti setelah Idul Fitri. Bunda menyampaikan, selama training 25 hari, mereka telah berhasil menghafalkan Qs. al-Mulk dan sebagian besar Juz ‘Amma.

“Untuk menuntaskan Juz ‘Amma insya Allah akan kita lanjutkan usai lebaran. Dan insya Allah Juli 2021 kita benar-benar akan membuka santri baru usia kelas 1 sekolah dasar. Mohon doa dari semuanya,” ujar Bunda.

Menurut Bunda, untuk ukuran anak seusia mereka, ketercapaian hafalan selama 25 hari ini lebih cepat dari target yang ditetapkan. Karena itu, pada Senin, 26 April 2021, di Majelis Putera di hadapan para guru, wali santri dan santri, hafalan mereka ditampilkan dan diuji-coba.

“Mereka sudah bisa menghafal dengan cara menyambung ayat, tebak ayat dan bahkan hafalan mundur dari ayat 30 ke 1. Mereka menghafal dengan lancar dan bahkan langsung dites oleh para guru dan hadirin,” katanya.

“Silahkan saja dites oleh siapapun, insya Allah mereka mampu menjawabnya,” imbuhnya.

Bagaimana mereka menghafalkan dalam waktu yang relative tidak lama?

Diceritakan Bunda, mereka menghafal tanpa beban hafalan. “Mereka belajar dengan sangat santai. Bahkan lebih banyak mainnya. Kami tidak membebani mereka dengan menghafal. Tentu ada metode khusus yang kami terapkan pada mereka,” jelasnya.

Bunda berharap, semoga ketercapaian target ini memberikan motivasi bagi siapapun, terutama santri-santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten.

“Dan mudah-mudahan ini menjadi penanda kesiapan kami untuk membuka pesantren anak-anak di tahun ajaran baru ini,” ujarnya.

Tak lupa, Bunda mengharapkan doa dan support dari semua pihak, supaya rencananya ini menghasilkan manfaat bagi banyak orang.

“Bagi siapapun yang ingin mendaftarkan putera-puterinya, yang usia 7 tahun, silahkan datang ke pesantren kami, karena kuotanya kami batasi. Insya Allah akan kami bombing dengan sebaik mungkin,” katanya lagi.

Usai uji-coba itu, mereka berbuka bersama dengan para guru. Al-hamdulillah![nhm]

Pondok Pesantren Qothrotul Falah

Alamat:
Jl. Sampay-Cileles Km. 5
Ds. Sumurbandung Kec. Cikulur Kab. Lebak
Provinsi Banten (43256)

E-mail :
info@qothrotulfalah.com

Developed by