Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten bekerjasama dengan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur menyelenggarakan Seminar Fighunnisa dan Demonstrasi al-Miftah li al-Ulum, Jum’at, 16 September 2023.
Bertempat di GOR Qothrotul Falah, hadir langsung sebagai pemateri, Penulis Metode Cepat Baca Kitab al-Miftah li al-‘Ulum KH. Ahmad Qusyairi Ismail, didampingi Korwil al-Miftah Banten Ustadz Muhairil.
Hadir juga Ketua YPI Qothrotul Falah KH. Abdurohman Syatibi, M.Pd., Kepala SMA Qothrotul Falah Nurul H. Maarif, Kepala MTs Qothrotul Falah Ahmad Turmudzi, M.Pd., dan para guru, juga para santri.
Kiai Qusyairi, yang juga Penulis buku “Panduan Praktis Memahami Haid, Nifas, Istihadhah dan Wiladah”, ini menguraikan secara detail hal-hal terkait haid; masak mulai usia minimal haid, kadar minimal haid, kadar maksimal, istihadhah, wiladah dan sebagainya.
Untuk kian memantapkan pengetahuan para peserta, mereka mendapatkan buku karya KH. Ahmad Qusyairi Ismail tentang haid, nifas dan wiladah itu. Bahkan lebih uniknya, Penulis ini juga menggunakan syair-syair dalam menyampaikan materi tentang haid.
Misalnya,
Darah wanita ada tiga macamnya
Haid nifas istihadhah bagiannya
Fardhu ain hukum mempelajarinya
Bagi wanita baligh serta dewasa
Haid darah yang keluar dari wanita
Bukan sebab sakit dan dari farjinya
Bukan darah usai melahirkan bayi
Minimal umur sembilan tahun hijri
Dan mencapai dua empat jam yang pasti
Serta dalam lingkup lima belas hari
Darah yang tak sampai dua puluh empat
Dianggap suci dan tetap wajib shalat
Jika ragu dalam masa dua empat
Para ulama masih beda pendapat
Ibnu Hajar menghukumi tetap suci
Imam Romli menghukumi haid yang pasti
Penyampaian materi haid melalui syair-syair bahasa Indonesia ini menjadi hal yang baru di kalangan santri, sehingga penyampaiannya menjadi lebih menarik dan menghadirkan rasa penasaran.
Dipandu oleh Ustadz Yusuf al-Hafidz, kegiatan ini berlangsung rame. Banyak pertanyaan yang muncul dan menjadi perbincangan. Semoga saja, kegiatan ini memberikan kemanfaatan yang banyak bagi seluruh santri dan para guru.
Di awal kegiatan ini, juga dilakukan demonstrasi pembelajaran metode al-Miftah yang diwakili oleh Nilna Dina Hanifa.[nhm]


