Musim kemarau sudah melanda di banyak wilayah, termasuk Kabupaten Lebak Banten. Berbagai penyakit yang biasa hadir di musim kemarau mulai bermunculan, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.
Bahkan santri beberapa pesantren di wilayah Banten, sudah beberapa yang terkena DBD, termasuk Puteri Ustadz Nurul H. Maarif dan Bunda Saadah, yakni Nilna D. Hanifa. Bahkan Nilna hingga dirawat di RS Siloam lima hari. Teman-teman Nilna di pesantren yang berada di Carenang Kab. Serang itu juga beberapa positif terkena DBD.
Atas kejadian ini, Pondok Pesantren Qotrotul Falah Cikulur Lebak Banten berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kab. Lebak dan Puskesmas Cikulur untuk antisipasi penyebaran DBD.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas dan lainnya. Kami ingin antisipasi untuk menjaga para santri dari potensi terkena DBD. Al-Hamdulillah sudah direspon baik oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Cikulur,” ujar Bunda Saadah.
Bahkan, katanya, pihak Puskesmas Cikulur sudah mengirimkan perwakilannya ke pesantren untuk menindaklanjuti hal ini.
“Dari Puskesmas datang dua orang untuk berkoordinasi. Kami ingin ada fogging sebetulnya. Namun kata mereka, harus ada korban dulu baru bisa diusulkan fogging. Sehubungan belum ada kejadian di pesantren ini, mereka cukup memberikan abate saja dan penyuluhan kesehatan,” ujarnya.
Usai kedatangan mereka, lalu dilakukan penyuluhan kesehatan oleh Puskesmas Cikulur yang diwakili lima orang, pada Rabu, 13 September 2023. Mereka memberikan arahan perihal pentingnya menjaga kesehatan dengan 3M: menguras bak, menutup bak/ember, dan mengubur barang-barang yang berpotensi muncul genangan air.
Para santri juga dibekali materi lain tentang pentingnya hidup bersih dan menjaga diri dari hal-hal yang berpotensi menghadirkan sakit, karena sakit itu harganya mahal.
Semoga saja, kegiatan ini memberikan pemahaman yang baik kepada para santri, sehingga mereka mampu menjalankan anjuran ini supaya mereka terjaga dari berbagai penyakit.
Tak lupa, terima kasih sedalamnya disampaikan kepada Puskesmas Cikulur selaku kepanjangan tangan Dinas Kesehatan.[nhm]


