Halal bi Halal: Ketua Yayasan Ingatkan Pentingnya Cinta Tanah Air

BAGIKAN:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Liburan Idul Fitri 1447 H telah usai. Para guru dan para santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak kembali lagi ke pesantren, pada Ahad, 29 Maret 2026, untuk menjalani kegiatan belajar-mengajar sebagaimana biasanya, baik berkait kegiatan pondok maupun sekolah.

Sehari setelah kedatangan mereka, Senin, 30 Maret 2026, pagi, diadakan kegiatan halal bi halal dan saling maaf-maafan di GOR Qothrotul Falah, yang diikuti oleh para guru, siswa-siswi SDLQ, MTs dan SMA Qothrotul Falah.

Sebelum bermaaf-maafan, Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Qothrotul Falah KH. Abdurohman Syatibi, M.Pd. memberikan arahan-arahan yang penting.

“Insya Allah, kita akan mulai belajar sebagaimana mestinya. Dan marilah kita menata niat, semata karena Allah Swt.,” ujar Sekretaris PCNU Kab. Lebak ini.

Beliau juga menyampaikan, liburan itu tidak ada batasnya dan tidak ada selesainya. “Karena itu, liburan harus ada batasnya. Kalau liburan terus, maka keuangan membengkak. Kasian orang tua. Makanya jangan kelamaan di rumah,” katanya.

Tak lupa, Putera Pengasuh ini bercerita peristiwa terkini, yakni perang antara Amerika Serikat (AS)-Israil dan Iran yang sedang berlangsung. “Di luar sana, AS-Israil menyerang Iran. Mereka ingin merusak dan menghancurkan. Kita doakan saudara kita Iran diberikan kekuatan dan kemenangan. Semoga yang wafat diberikan status syahid,” harapnya mendoakan.

Mengaca dari masyarakat Iran, Kiai Aang – sapaan akrabnya – berpesan untuk menjadikan mereka sebagai teladan dalam mencintai tanah airnya. “Para guru dan para santri harus punya jiwa hubbul wathon minal iman (mencintai tanah air sebagian dari iman). Lihat masyarakat Iran! Ketika diserang, masyarakat Iran tidak ada satupun yang keluar dari negaranya. Malah yang dari luar negeri pulang untuk membela tanah airnya,” jelasnya.

“Kitapun harus begitu. Kita harus mati di tanah air kita. Kita minum, makan, hidup, dari tanah air kita. Maka hukumnya wajib kita membela tanah air,” sambungnya.

Beliau juga bercerita tentang Ayatullah Ali Khamenei yang meninggal dalam serangan AS-Israil, pada Ramadhan. Ada potongan dialog antara pemimpin tertinggi Iran itu dengan seorang anak kecil laki-laki yang minta didoakan mati syahid.

“Kalau mau syahid, belajar dulu yang tekun dan berikan kemanfaatan untuk negara. Setelah usia mencapai 80 tahun, barulah mati syahid,” kisahnya.

Usai arahan Ketua Yayasan, arahan disampaikan oleh Kepala SMA dan MTs Qothrotul Falah, terkait dengan rencana kegiatan di smester kedua tahun ajaran 2025-2026 ini.[]

Pondok Pesantren Qothrotul Falah

Alamat:
Jl. Sampay-Cileles Km. 5
Ds. Sumurbandung Kec. Cikulur Kab. Lebak
Provinsi Banten (43256)

Developed by